PSSI Kecam Keras Tindakan Ujaran Kebencian terhadap Beckham Putra di Stadion

PSSI Kecam Keras Tindakan Ujaran Kebencian terhadap Beckham Putra di Stadion
Potret Beckham Putra. (langit7.id)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengutuk keras aksi ujaran kebencian yang menimpa gelandang Timnas Indonesia, Beckham Putra. Insiden tidak menyenangkan tersebut terjadi setelah laga uji coba internasional kontra Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pemain muda asal klub Persib Bandung tersebut menerima ucapan serta gestur negatif dari oknum suporter saat melakukan victory lap. Beckham sempat terpancing emosinya sebelum akhirnya ditenangkan oleh rekan setimnya, Kevin Diks beserta staf pelatih Merah Putih.

PSSI Siap Usut Tuntas Lewat Rekaman Kamera

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap mengusut tuntas kasus ini. Panitia pertandingan telah diinstruksikan untuk membuka dokumen rekaman kamera pengawas guna mengidentifikasi wajah para pelaku.

Sentimen rivalitas tingkat klub diduga kuat menjadi pemicu utama aksi tidak terpuji dari oknum suporter tersebut. PSSI mengingatkan agar seluruh elemen fans sepak bola tanah air segera menanggalkan ego kelompok saat mendukung skuad nasional.

“PSSI sangat menyesalkan kejadian ini, yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis,” ujar Yunus, dikutip nismedia.id dari Skor.id.

Sanksi Blacklist Menanti Oknum Suporter

Pihak federasi kini tengah menyiapkan sanksi tegas berupa larangan memasuki area stadion bagi siapa saja yang terbukti bersalah. Langkah hukum ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus melindungi kondisi psikologis para pemain muda lainnya.

Foto serta identitas pelaku juga direncanakan akan dipampang di sekitar area stadion tempat laga internasional berlangsung. PSSI berharap kejadian memalukan serupa tidak akan pernah terulang kembali demi kemajuan sepak bola Indonesia.

“Kami akan berupaya menindak suporter seperti itu. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan kami larang masuk stadion saat Timnas Indonesia bertanding,” kata pria asal Gorontalo tersebut menambahkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *