
Atletico Madrid berhasil meraih kemenangan berharga 2-1 atas Real Madrid di Stadion Metropolitano pada Minggu, 20 September 2026. Kemenangan ini membawa Los Rojiblancos naik ke peringkat kedua klasemen La Liga 2026-2027 dengan koleksi 16 poin, setara dengan Real Betis.
Barcelona asuhan Hansi Flick tampil sangat dominan di awal musim dan kini memimpin klasemen dengan sempurna, mengoleksi 21 poin dari tujuh pertandingan. Jarak lima poin yang tercipta dengan cepat membuat tim-tim lain mulai mengakui keunggulan mereka.
Dalam wawancara yang dilakukan tak lama setelah laga Derby Madrid, pelatih asal Argentina itu terkesan dengan gaya permainan yang ditunjukkan Barcelona sejauh ini. Ia menyoroti bagaimana dua pemain kunci mereka tampil luar biasa dan mencetak gol dengan angka yang mengesankan di awal musim.
“Mereka bermain dengan brilian, sepertinya mereka memainkan olahraga yang berbeda dari kita. Mereka tidak memiliki sembilan pemain dan tiba-tiba Raphinha muncul, yang telah mencetak dua belas gol dalam tujuh pertandingan, dan Lamine Yamal, saya rasa, telah mencetak tujuh gol. Angka-angkanya luar biasa,” katanya dikutip Nismedia.id dari Twitter @ESPNDeportes.
Diego Simeone kemudian menjelaskan apa yang membuat permainan Barcelona begitu sulit dihadapi oleh lawan-lawannya. Gaya permainan yang agresif dan berani mengambil risiko menjadi ciri utama yang membuat mereka tampil dominan di setiap pertandingan yang dijalani.
“Mereka adalah tim yang menekan anda di separuh lapangan anda sendiri, mereka mengurangi waktu anda, dan mereka tidak takut mengambil risiko dan kebobolan gol,” lanjut Diego Simeone.
Pelatih berusia 56 tahun itu tidak segan-segan menempatkan Barcelona di posisi teratas dalam peringkat tim terbaik saat ini. Pengakuan ini datang dari pelatih yang dikenal sangat kompetitif dan jarang memberikan pujian berlebihan kepada tim lain, sehingga kata-katanya memiliki bobot yang lebih besar.
“Saat ini mereka lebih baik, tim terbaik di La Liga berdasarkan apa yang mereka tunjukkan,” tegas Diego Simeone.
Raphinha memang menjadi pembeda utama Barcelona dengan torehan 12 gol dalam tujuh pertandingan awal musim. Di sampingnya, Lamine Yamal juga tampil luar biasa dengan menyumbang tujuh gol, membuktikan bahwa serangan Barcelona tidak hanya bergantung pada satu nama saja. Kedua pemain ini menjadi bukti kedalaman skuad yang dimiliki Hansi Flick.
Atletico Madrid sendiri tampil stabil di awal musim dengan hanya tertinggal satu poin dari Real Betis di posisi kedua. Namun, Simeone menyadari bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk bisa mengejar ketertinggalan dari Barcelona yang tampil nyaris tak terhentikan saat ini.














Tinggalkan komentar