
Nismedia.id - Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, mencetak sejarah luar biasa dengan mempersembahkan Medali Emas World Climbing Series 2026 pada nomor Lead di Praha, Republik Ceska. Prestasi ini menjadikannya orang Indonesia pertama yang menjuarai nomor tersebut sejak turnamen bergulir pada 1989.
Pemanjat yang akrab disapa Srondeng tersebut sukses berjuang maksimal mengalahkan dua pesaing terberatnya dari Jepang dan Austria pada Minggu (7/6/2026) malam. Keberhasilan di babak final ini sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia di panggung dunia olahraga panjat tebing.
Sejarah Baru Medali Emas World Climbing Series 2026
Atlet asal Kediri, Jawa Timur, tersebut tampil sangat dominan dengan mengemas total skor 43 pada partai puncak disiplin lead. Catatan gemilang ini membawa nama Indonesia setara dengan tujuh negara kuat lainnya yang telah mengoleksi medali emas pada musim ini.
Keberhasilan monumental skuad Merah Putih di Benua Eropa langsung menuai banyak pujian dari berbagai pihak. Manajer Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa anak asuhnya tersebut, dikutip nismedia.id dari Bolasport.com.
“Srondeng membuat sejarah,” kata Buntoro.
Dominasi Baru Skuad Merah Putih Di Luar Nomor Speed
Selama ini, para pemanjat tanah air memang lebih dikenal sangat mendominasi ketika bertanding pada nomor Speed. Pencapaian Srondeng menjadi bukti nyata bahwa peta kekuatan atlet nasional kini sudah semakin merata dan berkembang pesat.
Kompetisi bergengsi ini sendiri masih menyisakan beberapa seri pertandingan penting yang dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun. Sang juara dunia dijadwalkan akan kembali melanjutkan perjuangannya pada seri Innsbruck di Austria pada pertengahan Juni mendatang.






