Rafael Struick Buka Suara Soal Dirinya Belum Dipanggil John Herdman Ke Skuad Timnas Indonesia

Rafael Struick Buka Suara Soal Dirinya Belum Dipanggil John Herdman Ke Skuad Timnas Indonesia
Promo Allegiant

Nismedia.id - Penyerang Dewa United, Rafael Struick, akhirnya memberikan tanggapan resmi mengenai kondisinya yang belum mendapatkan panggilan membela tim nasional. Meskipun fakta bahwa ia belum dipanggil John Herdman ke skuad Merah Putih menjadi sorotan publik, sang pemain memilih untuk tidak ambil pusing. Penyerang berusia 23 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk berjuang maksimal dan fokus memberikan penampilan terbaik bersama klubnya di kompetisi domestik.

Sejak ditunjuk oleh PSSI pada Januari 2026 untuk menggantikan Patrick Kluivert, Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memang belum pernah mendaftarkan nama Struick ke dalam daftar susunan pemain nasional. Selama sepuluh bulan masa kepemimpinan pelatih asal Inggris tersebut, jajaran lini depan tim nasional mengalami banyak rotasi taktik. Kendati demikian, Struick mengaku tetap optimistis serta selalu siap jika sewaktu-waktu kembali dipercaya membela panji negara.

Kiprah Di Klub Dan Fakta Rafael Struick Belum Dipanggil John Herdman

Penampilan Struick bersama skuad Dewa United sebenarnya terbilang cukup konsisten sejak musim kompetisi lalu. Pemain yang berposisi sebagai winger kiri tersebut menjadi salah satu pilihan utama tim berjuluk Banten Warriors dengan mencatatkan 28 pertandingan. Pada kompetisi Super League 2026/2027 yang telah memasuki pekan ketujuh, ia juga terus dipercaya mengisi barisan lini serang dan telah menyumbangkan satu gol serta satu assist.

Konsistensi menit bermain di level klub menjadi modal berharga bagi pemain muda berbakat ini untuk menjaga kebugaran fisiknya di atas lapangan. Meski sempat menjadi pilar penting pada era kepemimpinan pelatih sebelumnya seperti Shin Tae-yong, Struick menyadari bahwa setiap pelatih baru memiliki kriteria serta skema taktik yang berbeda. Ia pun enggan memikirkan spekulasi yang beredar dan memilih untuk terus mengasah kemampuannya di arena pertandingan.

Manajemen Dewa United sendiri membebankan target tinggi musim ini agar tim mampu mengakhiri kompetisi di posisi tiga besar klasemen akhir Super League. Struick merasa tanggung jawab tersebut menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus mengasah ketajaman di depan gawang lawan. Performa impresif di tingkat klub diyakininya akan membuka mata jajaran staf pelatih tim nasional secara alamiah.

Sikap Profesional Dan Pintu Terbuka Bela Skuad Merah Putih

Menanggapi situasi mengenai pemanggilan pemain, Struick menunjukkan sikap profesional yang dewasa di hadapan para awak media. Ia menekankan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah bekerja keras demi membantu timnya meraup poin penuh di setiap laga. Sikap pantang menyerah ini membuktikan kualitas mentalnya sebagai pesepak bola profesional yang patut diapresiasi.

“Sejujurnya, saya tidak berharap terlalu banyak. Saya hanya berusaha terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan saya bersama Dewa United,” ujar Struick kepada awak media saat memberikan keterangan resmi mengenai situasinya di tim nasional. Pernyataan tegas tersebut memperlihatkan fokus tingginya dalam menjaga konsistensi performa di lapangan.

Peluang sang pemain untuk kembali mengenakan jersei Merah Putih di panggung internasional sejatinya masih terbuka sangat lebar. Pelaksanaan ajang bergengsi seperti Piala Asia 2027 menjadi target realistis yang dapat diperjuangkan melalui penampilan konsisten di liga. “Mudah-mudahan, penampilan dan kualitas permainan saya bisa terlihat sehingga pelatih bisa menilainya. Saya selalu siap jika mendapatkan panggilan,” tutur sang pemain menegaskan kesiapannya untuk berjuang maksimal demi bangsa dan negara.

Sumber: Bolasport

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *