Rangkuman GP Valencia, Bezzecchi Menang, Moreira Kunci Gelar, Mario Aji Cetak Rekor

Rangkuman GP Valencia, Bezzecchi Menang, Moreira Kunci Gelar, Mario Aji Cetak Rekor
Pembalap Moto2 Asal Indonesia Mario Aji bersama Idemitsu Honda Asia. Sumber Gambar: motogp.com
Promo Allegiant

Nismedia.id - Musim balap MotoGP 2025 akhirnya resmi berakhir. Seri pamungkas GP Valencia yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (16/11/2025), menjadi panggung penutup yang dramatis dan bersejarah, baik di kelas MotoGP maupun Moto2.

Dari kelas utama, Marco Bezzecchi berpesta di podium. Sementara di kelas Moto2, drama perebutan gelar juara dunia berakhir antiklimaks bagi sang penantang. Di tengah semua itu, kabar paling membanggakan bagi Indonesia datang dari pembalap Merah Putih, Mario Suryo Aji, yang sukses menutup musim dengan torehan rekor.

MotoGP, Bezzecchi Menang, Bagnaia Jatuh di Valencia

Di kelas utama MotoGP, balapan seri terakhir berlangsung penuh drama. Dilansir dari Ipol.id, Marco Bezzecchi (Aprilia) yang memulai dari pole position berhasil tampil dominan dan memenangi MotoGP Valencia 2025.

Podium dilengkapi oleh Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) di posisi kedua dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) di posisi ketiga.

Balapan ini juga diwarnai nasib nahas bagi Francesco Bagnaia. Bagnaia harus gagal finis setelah bersenggolan dengan Johann Zarco di tikungan empat pada lap pertama.

Hasil di Valencia tidak mengubah posisi puncak klasemen. Marc Marquez (545 poin) sudah dipastikan mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025. Ia diikuti oleh Alex Marquez (467 poin) dan Marco Bezzecchi (353 poin) di posisi tiga besar.

Drama Moto2, Moreira Juara Dunia, Gonzalez Patah Hati

Beralih ke kelas Moto2, balapan dimenangkan oleh Izan Guevara, yang akhirnya mencicipi kemenangan perdana di kelas menengah ini. Dilansir dari Bolasport.com, Guevara tampil dominan sejak lap pertama, bertahan kuat dari terkaman Daniel Holgado (P2) dan Ivan Ortola (P3).

Namun, sorotan utama tertuju pada drama perebutan gelar juara dunia antara Diogo Moreira dan Manuel Gonzalez.

Penantian Diogo Moreira akhirnya terbayar. Pembalap asal Brasil itu sukses mengunci gelar Juara Dunia Moto2 2025. Kepastian itu didapat setelah Moreira finis di posisi ke-11 (P11).

Posisi P11 itu sudah lebih dari cukup, karena pesaing beratnya, Manuel Gonzalez, harus patah hati. Gonzalez, yang wajib finis di depan Moreira, justru menyerah di sisa 4 putaran karena masalah teknis pada motornya.

Gelar ini terasa sangat dramatis. Moreira mengukir sejarah comeback terbesar setelah separuh musim ini didominasi Gonzalez yang sempat unggul 61 poin.

Sementara itu, pembalap Indonesia Mario Aji yang juga tampil di balapan ini, dilaporkan konsisten berada di posisi tengah dan berhasil mengamankan hasil finis di posisi ke-17 (P17).

Fokus Indonesia, Mario Aji Ukir Sejarah Musim 2025

Meski finis di P17 pada seri Valencia, pencapaian Mario Aji sepanjang musim 2025-lah yang paling membanggakan bagi publik Tanah Air.

CNN Indonesia melaporkan bahwa pembalap asal Madiun itu resmi menjadi pembalap Indonesia dengan raihan poin terbanyak dalam sejarah keikutsertaan di ajang Grand Prix.

Mario menutup musim 2025 dengan koleksi delapan poin. Catatan ini melampaui pencapaian pembalap Tanah Air sebelumnya.

Raihan impresif ini didapat dari dua momen krusial. Poin pertama diraih pada seri pembuka di Thailand (finis P15, 1 poin). Puncaknya terjadi di seri Amerika Serikat, di mana pembalap berusia 21 tahun itu tampil gemilang dan finis di posisi kesembilan (P9), yang memberinya tujuh poin berharga.

Berjuang Melawan Cedera Parah

Pencapaian delapan poin ini terasa makin istimewa karena Mario tidak bisa tampil 100 persen musim ini.

CNN Indonesia mengonfirmasi bahwa Mario menderita cedera bahu parah saat sesi kualifikasi di GP Spanyol pada akhir April. Cedera itu memaksanya absen dari lintasan selama empat bulan.

Mario Aji baru bisa kembali membalap pada seri Catalunya, 7 September lalu, dan harus membangun ulang ritme balapnya dari nol.

Meski demikian, mentalitasnya teruji. Di tengah keterbatasan itu, Mario Aji tetap tercatat sebagai satu-satunya pembalap Idemitsu Honda Asia yang berhasil meraih poin musim ini. Sebuah bukti ketangguhan dan kematangan yang luar biasa dari sang pembalap muda Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *