
Nismedia.id - Perjuangan wakil Indonesia di turnamen Baoji China Masters 2026 memasuki babak krusial pada Jumat, 15 Mei. Dua perwakilan Merah Putih bertanding di babak perempat final dengan nasib yang berbeda di Arena Olahraga Baoji, Cina.
Pasangan ganda campuran Bimo Prasetyo/Ariya Nabila Thesya Munggaran menjadi yang pertama berlaga melawan pasangan lokal, Bo-Yuan Chen dan Sung Yi-Hsuan. Diketahui, kedua pasangan belum pernah bertemu sebelumnya di ajang resmi, sehingga pertandingan ini menjadi ajang pembuktian kekuatan kedua belah pihak.
Di gim pertama, permainan berjalan sangat ketat dan seimbang sejak poin awal hingga akhir pertandingan. Kedua pasangan saling bertukar serangan, pertahanan rapat, dan pertukaran poin yang membuat penonton berteriak heboh mendukung wakil tuan rumah.
Bimo Prasetyo/Ariya Nabila Thesya Munggaran terlihat tenang, mengandalkan kerja sama apik dan umpan akurat untuk memecah pertahanan lawan, hingga akhirnya menang 21-19 seperti dikutip Nismedia.id dari laman bwfbadminton.com.
Memasuki gim kedua, pasangan China berusaha bangkit dan memberikan tekanan lebih berat lewat serangan cepat dan penguasaan jaring. Pasangan Indonesia sempat tertinggal beberapa poin, namun mampu mengejar ketertinggalan.
Bimo Prasetyo/Ariya Nabila Thesya Munggaran mengubah keadaan menjadi imbang berulang kali. Pertandingan semakin panas saat skor berimbang 18-18, sebelum mencetak tiga poin beruntun dan menutup gim dengan skor 21-18.
Kemenangan dua gim langsung ini membuat Bimo Prasetyo/Ariya Nabila Thesya Munggaran melaju ke babak semifinal dan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang masih bertahan. Hasil ini menjadi kejutan sekaligus kebanggaan karena berhadapan langsung dengan wakil tuan rumah.
Sementara, nasib berbeda dialami tunggal putri andalan Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari yang bertanding sesaat setelah pertandingan ganda campuran selesai. Ia berhadapan dengan Yuan An Qi yang tampil sangat tajam dan menguasai ritme permainan sejak awal.
Pada gim pertama, Mutiara sempat tertinggal cukup jauh dan sulit mengejar ketertinggalan meski sudah berusaha mengubah strategi. Gim pertama berakhir dengan skor 16-21 untuk keunggulan atlet tuan rumah yang tampil sangat meyakinkan di depan pendukungnya.
Di gim kedua, Mutiara berusaha tampil lebih agresif dan berani mengambil resiko lewat pukulan keras dan pergerakan cepat ke seluruh penjuru lapangan. Namun, Yuan tampil lebih matang dan mampu mengantisipasi hampir semua arah bola yang dimainkan atlet Indonesia itu.
Gim kedua ditutup dengan skor 11-21, sehingga Mutiara Ayu Puspitasari harus mengakui keunggulan Yuan An Qi dan berhenti langkahnya di babak perempat final Baoji China Masters 2026.
Indonesia kini masih memiliki satu wakil yang bertarung di babak selanjutnya, yaitu pasangan Bimo Prasetyo/Ariya Nabila Thesya Munggaran. Seluruh harapan kini tertumpu pada bahu pasangan muda ini untuk membawa pulang hasil terbaik pada pertandingan semifinal.






