
Nismedia.id - Catatan rekor Lionel Messi kembali pecah saat membawa negaranya memetik kemenangan krusial di laga pamungkas fase grup. Kapten tim nasional Argentina tersebut mengukir sejarah baru dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Pemain berjuluk La Pulga itu tampil sebagai pembeda meski baru masuk pada babak kedua menggantikan posisi rekan setimnya. Dampak instan langsung diberikan sang megabintang lewat sebuah eksekusi bola mati yang sangat mematikan.
Sejarah Baru Rekor Lionel Messi di Pentas Dunia
Sang kapten kini resmi menjadi pesepak bola pertama yang sanggup mencetak gol dalam tujuh pertandingan beruntun di turnamen akbar ini. Konsistensi luar biasa tersebut membuktikan bahwa ketajamannya di lini depan belum habis termakan usia.
Dikutip nismedia.id dari Kompas, torehan satu gol ke gawang Yordania juga semakin memperkokoh posisinya di daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa. Pemain berusia 39 tahun tersebut kini telah mengoleksi total 19 gol sepanjang keikutsertaannya.
Tambahan pundi-pundi gol ini sekaligus menempatkan dirinya di posisi teratas daftar top skor sementara kompetisi edisi kali ini. Perburuan gelar sepatu emas dipastikan akan semakin menarik seiring melangkahnya Argentina ke fase berikutnya.
Kontribusi Instan Sang Megabintang dari Bangku Cadangan
Keputusan pelatih untuk mengistirahatkan sang pemain pada awal laga sempat membuat lini serang bermain sedikit monoton. Namun situasi langsung berubah drastis ketika sang maestro menginjakkan kakinya di rumput hijau pada menit ke-60.
Hanya membutuhkan waktu selama 20 menit bagi dirinya untuk bisa mencatatkan nama di papan skor pertandingan. Sebuah eksekusi free kick melengkung indah menggunakan kaki kiri sukses mengoyak jala gawang lawan yang dikawal ketat.
Lawan sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan dan memberikan perlawanan sengit pada paruh kedua laga. Gol indah dari sang kapten akhirnya menyirna harapan bangkit sang rival sekaligus mengunci kemenangan mutlak bagi timnya.
Langkah Mulus Argentina Menuju Babak Gugur
Kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 3-1 ini memastikan skuad La Albiceleste melangkah dengan status juara grup. Mereka menyapu bersih semua laga di fase grup dengan raihan sempurna sembilan poin tanpa cela.
Keberhasilan ini membuat tim asuhan Pelatih Kepala Lionel Scaloni menjadi satu dari tiga tim dengan rekor kemenangan 100 persen. Mereka sejajar dengan tim kuat Prancis dan tim tuan rumah Meksiko yang juga tampil perkasa.
Pada babak 32 besar nanti, mereka dijadwalkan akan ditantang oleh tim kejutan asal benua Afrika, Cape Verde. Sang kapten diharapkan kembali menunjukkan magisnya demi membawa tim melaju lebih jauh di turnamen ini.






