
Nismedia.id - Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) bersama manajemen Formula One (F1) resmi mengumumkan penundaan seri Bahrain dan Arab Saudi yang sedianya digelar pada April mendatang. Keputusan krusial ini dirilis pada Minggu (15/3/2026) menyusul eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah.
Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan seluruh personel tim dan pembalap di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu. FIA menegaskan tidak akan mengambil risiko keamanan mengingat ketegangan di kawasan tersebut melibatkan sejumlah kekuatan besar dunia.
Keamanan Menjadi Prioritas Utama
Penundaan ini mencakup seri Bahrain yang semula dijadwalkan pada 12 April dan seri Arab Saudi pada 19 April 2026. Ketegangan yang kian memanas membuat pengiriman logistik balapan yang seharusnya dilakukan 20 hari sebelum kick-off menjadi mustahil untuk dilaksanakan secara aman.
“Tidak seorang pun akan berkompromi dalam hal apa pun yang akan menempatkan tim dalam situasi yang tidak nyaman,” ujar kepala tim Audi, Jonathan Wheatley.
Dikutip nismedia.id dari CNN Indonesia, Wheatley menambahkan bahwa seluruh tim mendukung penuh arahan otoritas balap. Menurutnya, FIA selalu memberikan bimbingan yang tepat dalam menghadapi situasi darurat seperti perang yang terjadi saat ini.
Opsi Penjadwalan Ulang Ke Oktober
Pihak penyelenggara kini tengah mengkaji kemungkinan untuk memindahkan kedua seri tersebut ke bulan Oktober 2026. Pada periode tersebut, kalender kompetisi dinilai lebih fleksibel karena hanya memiliki dua agenda balapan utama, yakni di Singapura dan Amerika Serikat.
Penyesuaian jadwal ini diharapkan tetap menjaga integritas kompetisi tanpa mengabaikan aspek keselamatan. FIA akan terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah sebelum menetapkan tanggal resmi untuk penjadwalan ulang dua balapan grand prix tersebut.
Kalender Semula F1 Seri Bahrain Dan Arab Saudi
- F1 Seri Bahrain: 12 April 2026 (Ditunda)
- F1 Seri Arab Saudi: 19 April 2026 (Ditunda)






