Respect, Begini Cara Ousmane Dembele Hormati Khvicha Kvaratskhelia di Piala Dunia 2026

Respect, Begini Cara Ousmane Dembele Hormati Khvicha Kvaratskhelia di Piala Dunia 2026
Potret Ousmane Dembele yang selebrasi khas Khvicha Kvaratskhelia (Instagram: @kvara7)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Langkah Timnas Georgia dan bintang utamanya, Khvicha Kvaratskhelia harus terhenti di babak kualifikasi grup E Piala Dunia 2026. Demi menghormati rekannya di PSG, Ousmane Dembele lakukan selebrasi spesial.

Di pertandingan Norwegia vs Prancis pada 27 Juni, Ousmane Dembele tampil sangat gemilang dengan mencetak hattrick yang sempurna. Keberhasilan besar tersebut seharusnya menjadi momen pribadi untuk dirayakan dengan selebrasi khasnya.

Begitu bola masuk ke gawang lawan untuk ketiga kalinya, ia langsung berlari menuju sudut lapangan dan melakukan gerakan selebrasi yang sangat spesifik. Gerakan itu bukanlah miliknya sendiri, melainkan khas Khvicha Kvaratskhelia. 

Tindakan sederhana ini pun langsung memancing perhatian serta tepuk tangan dari penonton maupun rekan-rekan yang menyadari pesan tersirat di baliknya. Dikutip Nismedia.id Instagram @kvara7, sang pemilik selebrasi tersebut memperhatikannya.

Khvicha Kvaratskhelia mengunggah posenya yang diperagakan Ousmane Dembele seusai mencetak gol ketiganya. Reaksi ini pun langsung diposting ulang dalam Instagram story @o.dembele7.

Dembele memberikannya sebagai bentuk penghormatan tulus kepada teman sekamar dan rekan latihannya yang sedang merasakan kekecewaan mendalam. Baginya, kebersamaan di dalam tim tetap menjadi hal yang paling utama di atas pencapaian individu apa pun.

Kvaratskhelia sendiri dikenal sebagai sosok yang sangat berarti bagi jalannya permainan di lini serang Paris Saint-Germain (PSG) musim ini. Meski gagal membawa negaranya lolos kualifikasi, semangat dan kemampuannya tetap dihargai tinggi oleh seluruh lingkungan klub maupun rekan sepermainan.

Sikap saling mendukung seperti ini ternyata sudah menjadi ciri khas yang tumbuh subur di dalam lingkungan ruang ganti klub ibu kota Prancis tersebut. Pemain-pemain di sana sering kali terlihat saling mengisi kekurangan dan mengangkat semangat satu sama lain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *