
Nismedia.id - Indonesia menurunkan delapan lifter terbaiknya untuk membela Merah Putih di ajang Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang. Komposisi tim ini bisa dibilang sangat istimewa karena diisi oleh nama-nama yang sudah membuktikan kualitasnya di kancah internasional.
Kekuatan utama tim angkat besi Indonesia terletak pada kehadiran dua nama besar yang menjadi andalan utama. Dia adalah peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Rizki Juniansyah dan juara bertahan Asian Games, Rahmat Erwin Abdullah. Kehadiran keduanya menjadi jaminan kualitas bagi skuad yang dibawa ke Negeri Sakura.
Selain dua nama andalan tersebut, ada pula lifter-lifter lain yang tak kalah berpengalaman dan siap bersaing di kelas masing-masing. Pembagian kelas yang telah disusun rapi diharapkan dapat memaksimalkan peluang Indonesia meraih medali sebanyak-banyaknya.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @buletinsports_id, daftar lengkap perwakilan angkat besi Indonesia terdiri dari empat lifter putra dan empat lifter putri. Mereka akan turun di kelas yang berbeda untuk menghadapi persaingan ketat dari negara-negara Asia lainnya.
Di sektor putra, Ricko Saputra akan bertanding di kelas 60 kg, sementara Eko Yuli Irawan tampil di kelas 65 kg. Rahmat Erwin Abdullah membela kelas 75 kg dan Rizki Juniansyah turun di kelas 85 kg putra. Pembagian ini sengaja dirancang agar kedua andalan tidak saling berhadapan dan masing-masing punya peluang emas.
Skuad putri pun tak kalah tangguh dengan Luluk Diana Tri Wijayana di kelas 49 kg, Juliana Klarisa di 53 kg, Natasya Beteyob di 61 kg, serta Indah Afriza di kelas 69 kg. Keempat lifter putri ini juga telah melalui proses seleksi ketat dan diproyeksikan mampu memberikan kejutan di atas panggung Asia.
Kompetisi cabang angkat besi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 29 September mendatang. Seluruh pertandingan akan dilaksanakan di Nagoya City Trade and Industry Center yang menjadi pusat kegiatan olahraga di wilayah tersebut.
Persiapan delapan lifter ini telah memasuki tahap akhir dengan pemusatan latihan yang intensif guna mematangkan kondisi fisik dan teknik. Target yang dipasang pun cukup realistis namun menantang, yaitu membawa pulang medali sebanyak mungkin dari Jepang.






