
Nismedia.id - Skuad panjat tebing nomor speed Indonesia berhasil menembus putaran final nomor individu World Climbing Series 2026 di Krakow, Polandia. Performa gemilang ini tercatat setelah seluruh peserta dari negara Merah Putih masuk ke jajaran 32 besar peserta terbaik.
Empat atlet putra dan tiga atlet putri menjadi wakil Indonesia yang lolos ke babak selanjutnya setelah melewati persaingan ketat di babak kualifikasi. Setiap atlet menunjukkan konsentrasi tinggi dan teknik yang matang saat menaklukkan dinding panjat tebing.
Raharjati Nursamsa menjadi sorotan utama setelah mencatatkan waktu terbaik bagi kontingen Indonesia dengan angka 4,82 detik. Waktu tersebut menempatkannya di peringkat keempat keseluruhan dalam daftar peserta putra.
Dikutip Nismedia.id dari laman worldclimbing.com, Aditya Tri Syahrial menyusul di posisi kelima dengan catatan waktu 4,87 detik. Kedua atlet ini menjadi harapan utama Indonesia untuk meraih medali di babak final nanti.
Antasyafi Robby Al Hilmi menempati peringkat ke-23 dengan waktu yang dicapai sebesar 5,16 detik. Meskipun belum masuk 20 besar, hasil ini dinilai sangat baik mengingat banyaknya peserta berbakat dari berbagai negara.
Veddriq Leonardo berada di posisi ke-29 setelah mencatatkan waktu 5,223 detik pada sesi kualifikasi. Atlet yang pernah meraih banyak prestasi ini mengakui masih ada sedikit kesalahan teknis di jalur panjat.
Di sektor putri, tiga wakil Indonesia juga berhasil memastikan tiket ke babak final dengan perjuangan yang tak kalah sengit. Meskipun catatan waktu mereka belum dirilis secara rinci, kehadiran mereka menambah kekuatan tim Merah Putih.
Setelah menyelesaikan pertandingan nomor individu, skuad Indonesia kini bersiap menghadapi babak kualifikasi nomor relay yang digelar malam ini waktu setempat. Pertandingan beregu ini menuntut kekompakan dan kecepatan antar atlet secara bergantian.
Penyelenggara World Climbing Series 2026 mencatat bahwa tingkat persaingan tahun ini menjadi salah satu yang terketat dalam sejarah ajang tersebut. Banyak atlet muda berbakat muncul dengan kemampuan yang setara dengan atlet senior berpengalaman.
Perjalanan skuad panjat tebing Indonesia di Krakow masih berlanjut dengan harapan besar meraih hasil terbaik. Seluruh mata pencinta olahraga nasional kini tertuju pada penampilan mereka di babak final dan nomor relay.






