Sorakan Suporter Timnas Aljazair Pecah! Legenda Real Madrid Ikut Rayakan Debut Luca Zidane

Sorakan Suporter Timnas Aljazair Pecah! Legenda Real Madrid Ikut Rayakan Debut Luca Zidane
Potret Luca Zidane bersama Timnas Aljazair (Instagram: @lesverts.faf)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Legenda Real Madrid, Zinedine Zidane, menyita perhatian publik saat hadir langsung di Stadion Moulay Hassan untuk menyaksikan debut spektakuler putranya, Luca Zidane, bersama Timnas Aljazair. Atmosfer stadion seketika gemuruh oleh sorakan suporter yang merayakan momen bersejarah dalam laga kontra Sudan tersebut. Berkat hasil positif ini, Timnas Aljazair kini sukses menempati peringkat pertama klasemen sementara Grup E AFCON 2025.

Selama pertandingan, setiap kali layar lebar menampilkan wajah Zinedine Zidane di tribun, gemuruh sorak-sorai suporter Aljazair pecah. Mereka menyambut hangat keluarga sang legenda sepakbola itu menjadi bagian dari perjuangan Timnas Aljazair.

Luca Zidane baru debut sebagai kiper di Timnas Aljazair pada Africa Cup of Nations (AFCON) 2025 Aljazair vs Sudan. Anak kedua legendaris sepakbola itu memilih mengikuti jejak sang ayah yang memiliki dua kewarganegaraan Prancis-Aljazair.

Diketahui, Aljazair ini merupakan tempat kelahiran kakek Luca Zidane dan ayah Zinedine Zidane. Sementara itu, darah Prancis didapatkan dari tempat kelahirannya. Sedangkan ibunya, Veronique Zidane memiliki garis keturunan Spanyol. Luca Zidane saat ini terikat kontrak dengan Granada CF di divisi kedua, dirinya bergabung sejak 5 Juli 2024 dan akan mengakhiri kontraknya pada 30 Juni 2027.

Dikutip Nismedia.id dari Instagram @lesverts.faf, Luca Zidane tampil spektakuler di Stadion Moulay El Hassan, Maroko dan tidak memberikan celah bola lawan untuk memasuki gawangnya hingga pertandingan berakhir. Kelihaian Luca Zidane menghalau tembakan lawan pada AFCON 2025 membuat timnya meraih kemenangan 3-0. Sekaligus membawa warna baru bagi tim asuhan Vladimir Petkovic di skuad Fennec Foxes. 

Meskipun menyandang nama besar ayahnya, kiper Granada ingin terlepas dari bayang-bayang Zinedine Zidane dan membangun identitas internasionalnya sendiri dengan membela Aljazair. Diketahui, legenda Real Madrid ini bergabung dengan Timnas Prancis. Namun keputusan Luca Zidane tidak diambil mendadak, keputusannya mengikuti jejak ayahnya ini juga berdasarkan kepada keputusan kakeknya.

“Saat memikirkan Aljazair, saya langsung teringat kakek saya. Budaya Aljazair terlalu kental di keluarga kami. Saya berbicara dengan kakek sebelum bergabung dengan tim nasional dan dia sangat emosional,” ungkap Luca Zidane.

Proses perpindahan kewarganegaraan Luca disetujui FIFA pada 19 September 2025. Keputusan Luca Zidane ini cukup menguntungkan untuk Timnas Aljazair, mengingat sulitnya menembus dominasi kiper di Timnas senior Prancis. Luca Zidane diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang setelah era Rais M’Bolhi yang telah bertahan lebih dari satu dekade.

Pertandingan pembuka Grup E Africa Cup of Nations (AFCON) 2025 Aljazair vs Sudan itu menjadi panggung pembuktian Luca Zidane. Zinedine Zidane melihat penampilan anaknya yang tenang meskipun beberapa kali diberikan ancaman balik melalui Yaser Awad.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *