Stadion GBLA Siap Oktober, Persib Tetap Andalkan Dua Venue

Stadion GBLA Siap Oktober, Persib Tetap Andalkan Dua Venue
Potret markas Persib Bandung (Instagram: @wibisono.ari)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan turut hadir langsung dalam acara launching PSGC Ciamis yang digelar Selasa, 8 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, sosoknya memberikan penjelasan terkait pemilihan GBLA dan Stadion Si Jalak Harupat.

Acara launching PSGC Ciamis berlangsung di Bumi Galuh Satria–DOI Hotel & Resto Cijeungjing sebagai langkah awal perjuangan tim lokal di kompetisi musim baru. Kehadiran Adhitia Putra Herawan bukan sekadar seremonial, melainkan sekaligus memperkuat ikatan kemitraan antarklub di tanah Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Adhitia membeberkan kabar terbaru terkait pembenahan dua stadion andalan Persib Bandung, yakni Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Stadion Si Jalak Harupat. Ia menegaskan bahwa manajemen belum bisa memakai stadion secara mendadak karena harus memenuhi sejumlah prosedur dan persyaratan yang berlaku.

Stadion GBLA diperkirakan baru bisa beroperasi secara optimal pada bulan Oktober mendatang. Proses pemulihan rumput membutuhkan waktu lebih lama karena cuaca kemarau panjang sempat melanda Bandung beberapa bulan terakhir.

Adhitia Putra Herawan menyampaikan bahwa cuaca panas yang berkepanjangan menjadi tantangan utama dalam pemulihan kualitas lapangan. Progres perbaikan rumput di lapangan kini sudah menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan beberapa waktu lalu.

“Kami tidak bisa memaksakan kondisi lapangan yang belum pulih sepenuhnya. Proses ini harus dijalani secara bertahap,” ujarnya dikutip Nismedia.id dari Twitter @tanco1919.

Ia mengaku rutin memantau langsung pengerjaan stadion hingga larut malam demi memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana. Perhatian manajemen tercurah penuh agar fasilitas tersebut nantinya tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dan aman dipakai.

Mengenai Stadion Si Jalak Harupat, Adhitia mengonfirmasi bahwa stadion tersebut tetap masuk ke dalam opsi venue pertandingan Persib. Klub wajib mendaftarkan dua stadion yang lolos verifikasi yaitu Si Jalak Harupat dan GBLA agar memiliki alternatif tempat bertanding.

“Memang harus dua stadion. Dua-duanya udah didaftarin, GBLA sama Si Jalak Harupat. Tapi kalau GBLA selesai gak akan di Si Jalak,” jelasnya.

Manajemen memproyeksikan Stadion GBLA sebagai markas utama Persib Bandung, termasuk untuk laga bergengsi tingkat Asia, yakni AFC Champions League (ACL). Standar yang dibutuhkan untuk kompetisi antarklub Asia memang lebih ketat, sehingga pembenahan GBLA dilakukan dengan standar yang setinggi-tingginya.

“ACL sudah pasti di GBK,” tegasnya kepada awak media.

Adhitia mengimbau seluruh Bobotoh agar tetap bersabar dan terus memberikan dukungan moral selama proses pembenahan berlangsung. Memaksakan pemakaian stadion terlalu dini justru berisiko merusak kualitas lapangan dan memperpanjang masa pemulihan.

“Kami memahami kerinduan Bobotoh untuk kembali ke stadion. Namun, kesabaran kalian saat ini akan berbuah kenyamanan dan kebanggaan nantinya,” tegasnya.

Kehadiran Adhitia Putra Herawan di Ciamis sekaligus menegaskan kemitraan strategis antara Persib dan PSGC Ciamis untuk musim 2026-2027. Kerja sama ini menempatkan PSGC sebagai tim satelit Maung Bandung untuk mematangkan pemain muda di kompetisi Pegadaian Championship.

Kolaborasi lintas daerah ini diharapkan melahirkan bibit-bibit unggul yang nantinya bisa memperkuat Persib maupun tim nasional Indonesia. Dukungan antarklub dalam satu provinsi menjadi fondasi penting agar sepak bola daerah tumbuh lebih sehat dan berdaya saing tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *