
Nismedia.id - Suasana di Stadion Raja Abdullah Sports City, berubah menjadi panggung besar bagi Al Ittihad sekaligus malam yang kelam bagi Cristiano Ronaldo. Bertandang di markas musuh bebuyutan, Al Nassr harus menelan kekalahan perdana di Saudi Pro League musim 2026-2027.
Pertandingan baru saja berjalan empat menit ketika stadion meledak dengan sorak sorai. George Ilenikhena membuka keunggulan tuan rumah dengan tembakan yang tak terjangkau kiper Al Nassr, Nawaf Al-Aqidi. Gol awal itu langsung memberi beban berat bagi Al Nassr yang dipaksa bermain lebih agresif sejak dini.
Belum sempat Al Nassr menyusun strategi balasan, Ilenikhena kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-22. Kali ini ia menyelesaikan umpan indah dari Houssem Aouar dengan tenang, melesatkan bola ke sudut gawang untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Al Nassr baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-36 melalui Angelo Gabriel yang memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti. Namun momen yang paling banyak dibicarakan bukanlah gol itu, melainkan aksi ribuan suporter tuan rumah yang menyoraki nama besar sang kapten lawan dengan cara yang tak terduga.
Dikutip Nismedia.id dari akun Twitter @ittid23, sebuah video amatir menampilkan Cristiano Ronaldo saat terdengar sorakan nyaring berirama dari tribun penonton yang berulang-ulang meneriakkan nama pesaing terbesar sang mega bintang, Lionel Messi. Ribuan suara menggema di seluruh sudut stadion seolah menjadi balasan psikologis bagi kapten Al Nassr
“Messi! Messi! Messi!” bunyi sorakan suporter Ittihad kepada Cristiano Ronaldo.
Pemandangan itu menjadi catatan tersendiri di laga El Clasico Arab yang selalu panas tensinya. Alih-alih menyanyikan nama pahlawan sendiri, suporter Al Ittihad memilih cara unik untuk meredam pengaruh kapten Al Nassr yang kerap menjadi sorotan utama di setiap laga yang dijalaninya.
Kekalahan ini membuat Al Nassr kehilangan momentum di puncak klasemen sementara. Tim arah biru kuning kini harus segera bangkit dan memperbaiki catatan apabila tak ingin tertinggal jauh dari para penantang gelar lain di kompetisi yang semakin ketat musim ini.
Pertemuan dua raksasa ini selalu menyisakan cerita, baik di atas maupun di luar lapangan. Sepak bola memang tak hanya soal gol dan kemenangan, tetapi juga emosi, sorakan tribun, dan rivalitas yang menjadikan setiap pertemuan peristiwa yang tak terlupakan.






