
Nismedia.id - Klub peserta BRI Super League, PSBS Biak, dipastikan gagal lolos dalam proses club licensing untuk kompetisi musim 2025/2026. Operator liga yakni I.League secara resmi mengumumkan hasil lisensi tersebut di Jakarta pada Rabu (13/5/2026).
Tim asal Papua ini kini menghadapi ancaman sanksi berat berupa pengurangan poin pada musim depan. Kegagalan tersebut menambah penderitaan klub yang sudah dipastikan terdegradasi akibat performa buruk serta kendala finansial sepanjang musim.
Tanggung Jawab Manajemen PSBS Biak
Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, menegaskan bahwa persoalan lisensi sepenuhnya merupakan kewenangan pihak manajemen. Ia menuntut semua elemen di dalam klub untuk berani menghadapi masalah ini secara profesional.
“Namun, yang bisa saya katakan adalah kita harus bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan. Jika ada kesalahan yang dibuat, kita harus menerima konsekuensinya,” kata Mihail.
Rincian kegagalan lisensi tim berjuluk Badai Pasifik ini dikutip nismedia.id dari Bola.com. Berikut adalah faktor utama penyebab tidak lolosnya klub tersebut:
- Kriteria kategori A atau syarat wajib dari I.League tidak berhasil dipenuhi.
- Tidak adanya fasilitas stadion representatif di Biak untuk menggelar pertandingan.
- Stadion alternatif yang diajukan tidak memenuhi standar regulasi kompetisi profesional.
Fokus Kebangkitan Skuad PSBS Biak
Di tengah situasi sulit yang menimpa tim, juru taktik asal Rumania itu berharap seluruh pemain tetap tegar dan berjuang maksimal. Skuad ini direncanakan akan mengalami perombakan besar untuk mengarungi kompetisi kasta kedua.
Mihail ingin memadukan talenta lokal muda dan pemain senior berpengalaman demi menghadirkan karakter yang kuat. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk mengembalikan kejayaan tim di masa mendatang.
“Saya harap kami bisa mengambil pelajaran dari hal ini. Bersama para pemain muda dan pemain berpengalaman dari Papua, kami ingin membangun tim baru dengan semangat asli Papua,” tandas Mihail.






