Tampil Memukau, Debut Maarten Paes Bersama Ajax Amsterdam Tuai Banyak Pujian

Tampil Memukau, Debut Maarten Paes Bersama Ajax Amsterdam Tuai Banyak Pujian
Debut perdana Maarten Paes di Ajax. (laman: shutterstock.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berhasil mencuri perhatian dalam laga perdana bersama Ajax Amsterdam di kompetisi Liga Belanda, Sabtu (21/2/2026). Penampilan apik pada momen Debut Maarten Paes ini menjadi bukti nyata kualitas punggawa Merah Putih di kancah Eropa.

Berlaga di Stadion Johan Cruyff Arena, Paes mengawal gawang Ajax saat ditahan imbang 1-1 oleh NEC Nijmegen. Tim tuan rumah sempat unggul lebih dulu lewat aksi Mika Godts, sebelum gawang mereka dibobol oleh Darko Nejasmic pada babak kedua.

Statistik Mentereng Debut Maarten Paes Kawal Gawang Ajax

Meski gagal menorehkan clean sheet, performa sang penjaga gawang layak mendapat apresiasi tinggi. Dikutip nismedia.id dari Kompas.com, statistik Sofascore mencatat andalan Merah Putih itu melakukan tujuh penyelamatan krusial, termasuk satu aksi penting pada menit akhir yang menghindarkan timnya dari kekalahan.

Selain tangguh di bawah mistar, Paes juga menunjukkan visi bermain yang cukup baik saat mendistribusikan bola dari lini belakang. Apresiasi pun mengalir deras dari para penggemar di media sosial resmi klub maupun akun Eredivisie Indonesia yang memuji ketenangannya.

Evaluasi Usai Debut Maarten Paes Bersama Klub Raksasa Belanda

Selepas pertandingan, Paes merasa puas dengan kontribusinya meski mengakui masih ada ruang untuk berkembang.

“Dalam urusan menjaga gawang saya merasa sudah cukup baik,” ucap Paes.

Ia tak menampik bahwa ritme permainannya belum kembali sepenuhnya setelah cukup lama tidak merumput di laga kompetitif.

“Tapi, memang ada beberapa kesalahan kecil saat menguasai bola. Sudah cukup lama saya tak main, jadi ritme itu pasti akan kembali,” ungkapnya.

Paes juga memberikan kredit kepada tim tamu yang tampil agresif dan sukses memberikan tekanan berarti sepanjang laga.

“NEC bermain sangat bagus. Mereka menekan di semua lini. Kami sedikit kehilangan kestabilan, dan itu juga karena ritme saya,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *