
Nismedia.id - Mantan rekan Toni Kroos di Real Madrid, Cristiano Ronaldo akhirnya angkat bicara untuk menegaskan posisinya di panggung sepak bola dunia. Ia tidak merasa perlu malu untuk menyebut dirinya sebagai sosok yang paling lengkap dalam sejarah permainan ini .
“Jika seseorang lebih menyukai Messi, Pelé, atau Maradona, itu soal selera pribadi. Saya menghargainya,” ujar Ronaldo dalam sebuah wawancara CNN Portugal.
Seolah ingin menutup keraguan yang selama ini melekat pada penilaian sebagian pihak terhadap dirinya. Ia percaya bahwa perjalanan panjang kariernya di berbagai liga top Eropa telah membuktikan kemampuannya beradaptasi di berbagai situasi dan posisi di lapangan.
“Saya adalah pemain yang lengkap,” kata CR7.
Pernyataan ini langsung mendapat dukungan kuat dari salah satu rekan setim terbaiknya di masa lalu, Toni Kroos. Legenda Jerman itu tidak segan-segan memuji sosok Ronaldo secara terbuka. Dukungan ini menjadi penegas bahwa penilaian mengenai kelengkapan permainan Ronaldo bukan sekadar klaim pribadi tanpa dasar yang kuat.
“Tidak ada yang akan pernah mengatakan itu, bagiku Dia adalah pemain terhebat yang pernah menginjakkan kaki di rumput hijau,” ujar Kroos membela rekannya di Real Madrid.
Kroos juga menyoroti sikap yang ia amati dari banyak pihak. Menurutnya, pencapaian luar biasa Ronaldo sering kali memicu rasa segan yang tersembunyi, di mana orang enggan memujinya secara terbuka namun tetap mengakui kehebatannya dalam hati.
“Beberapa orang yang berpura-pura tidak menyukainya diam-diam mengidolakannya,” ungkap Kroos.
Bagi gelandang jenius asal Jerman ini, pencapaian di atas kertas berbicara lebih keras daripada sekadar argumen subjektif belaka. Ronaldo sendiri memiliki deretan trofi yang membuktikan konsistensinya di level tertinggi. Lima gelar Liga Champions, lima kali memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA, serta menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level klub dan tim nasional.
“Dia telah melakukan segala sesuatu yang perlu dilakukan dalam permainan ini dan itulah mengapa kami menganggapnya sebagai yang terbaik sepanjang masa,” tambah Kroos menegaskan pandangannya.
Kemampuannya mencetak gol dengan kedua kaki, kepala, dari jarak jauh maupun dekat, serta kemampuan mengubah arah serangan dan bertahan saat dibutuhkan menjadi argumen utama mengapa ia disebut lengkap. Ia berkembang dari penyerang sayap menjadi penyerang tengah yang mematikan tanpa kehilangan kecepatan dan ketajamannya.
Sejauh mana orang setuju atau tidak, satu hal yang pasti: Cristiano Ronaldo telah menuliskan namanya dengan tinta emas di sejarah sepak bola dunia. Entah orang menyukainya atau tidak, fakta-fakta yang ia torehkan akan tetap ada, menjadi standar keunggulan bagi generasi pemain yang akan datang di masa depan.
Sumber: Fulltimex






