
Nismedia.id - Timnas Indonesia U-15 berhasil melangkah ke babak 16 besar Tier C FIFA World Cup & Festival 2026 setelah mengalahkan Moldova dengan skor total 12‑11. Pertandingan babak 32 besar ini digelar pada Rabu, 28 Oktober di Lapangan 9A Hovsan Competition Complex, Azerbaijan.
Pelatih Timnas Indonesia U-15, Furqon Alkatiri menurunkan skuad utama sejak awal pertandingan. Renaldi Rizky dipercaya menjaga gawang, sementara tujuh pemain lini depan diisi oleh kapten I Kadek Dwi, Muhammad Fayyad, Daniel Febrianto, Decho Alfian, Muhammad Hariri, Reganatha Harfi, dan Muhammad Nazar. Formasi ini disiapkan untuk menekan lawan sejak peluit awal berbunyi.
Timnas Indonesia U-15 langsung membuka keunggulan di awal laga. Baru berjalan tiga menit pertandingan, Muhammad Nazar berhasil membobol gawang Moldova dan membawa Garuda Muda unggul 1‑0. Kedua tim sama‑sama menciptakan peluang berbahaya, salah satunya tandukan kepala pemain Moldova yang berhasil ditepis dengan baik oleh Renaldi Rizky.
Timnas Indonesia tampak lambat meningkatkan ritme permainan di babak kedua. Kelemahan ini segera dimanfaatkan oleh tim Moldova yang meningkatkan tekanan serangan ke arah pertahanan Garuda Muda. Penonton yang menyaksikan langsung mulai merasakan ketegangan yang meningkat di lapangan.
Moldova berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke‑22 melalui situasi bola mati. Hanya dua menit berselang, tim lawan membalikkan keadaan melalui serangan cepat pemain nomor sembil, yang melepaskan tembakan mendatar tidak dapat dibendung Renaldi Rizky. Skor pun berubah menjadi 2‑1 untuk keunggulan Moldova.
Timnas Indonesia U-15 segera meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke‑32 melalui sontekan kaki kanan Muhammad Hariri yang masuk ke sudut gawang lawan. Kedua tim kembali berbagi poin dengan skor 2‑2 dan terus saling berebut keunggulan hingga menit‑menit akhir waktu normal.
Pada menit ke‑37, Muhammad Hariri kembali tampil menonjol dengan sepakan keras kaki kiri yang menembus gawang Moldova. Gol itu membuat Indonesia kembali unggul 3‑2 dan memberikan semangat baru bagi seluruh pemain Garuda Muda. Namun, ketegangan belum berakhir karena wasit memberikan hadiah penalti bagi Moldova setelah pelanggaran di kotak terlarang tim Indonesia.
Penendang Moldova berhasil mengubah penalti tersebut menjadi gol pada menit ke‑39, sehingga skor akhir waktu normal menjadi 3‑3. Aturan pertandingan mewajibkan adu penalti sebagai penentu tim yang lolos ke babak selanjutnya. Kedua tim pun bersiap menjalani sesi tembak‑menembak yang menegangkan bagi para pemain maupun pendukung.
Sesi adu penalti berjalan sangat ketat sejak penendang pertama masing‑masing tim. Muhammad Nazar dan Lyonel Musaling berhasil memasukkan bola ke gawang lawan, sementara satu tembakan Moldova melayang tinggi ke atas mistar. Namun, kapten I Kadek Dwi gagal memaksimalkan kesempatan setelah tembakannya membentur tiang gawang.
Renaldi Rizky tampil sebagai pahlawan tim saat berhasil menepis tembakan penendang terakhir Moldova di babak awal adu penalti. Beberapa penendang selanjutnya dari kedua tim berhasil mencetak gol hingga skor menjadi 5‑5. Tekanan semakin bertambah karena setiap kesalahan bisa menentukan kelanjutan perjalanan tim di turnamen ini.
Saat giliran penendang pertama kembali tiba, Muhammad Nazar terpeleset sehingga bolanya melambung tinggi. Keberuntungan berpihak pada Indonesia setelah Renaldi Rizky kembali menepis tembakan pemain Moldova. Empat penendang selanjutnya dari Garuda Muda berhasil menaklukkan kiper lawan dengan baik.
Kemenangan resmi diraih Indonesia setelah tembakan penendang terakhir Moldova membentur mistar gawang dan tidak masuk. Dengan hasil ini, timnas U‑15 Indonesia akan menghadapi Panama di babak 16 besar pada Rabu pukul 21.15 WIB.
Sumber: Futbol Indonesia






