
Nismedia.id - Diplomasi Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, di Amerika Serikat membawa kabar segar bagi dunia sepak bola nasional. Pemilik klub raksasa Liga Inggris Chelsea, Todd Boehly, menyatakan minatnya untuk membawa klub asal London tersebut ke Indonesia. Agenda ini menjadi bagian dari misi memperkuat stabilitas ekonomi melalui investasi di berbagai sektor.
Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Washington DC pada Jumat, 20 Februari 2026. Kepala Negara didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, serta CEO Danantara, Rosan Roeslani. Kehadiran Boehly dalam kapasitasnya sebagai CEO Eldridge Industries menjadi sorotan utama, mengingat reputasinya yang royal dalam belanja pemain di Stamford Bridge.
Komitmen Kerja Sama Luar Negeri
Dalam diskusi bersama 12 CEO perusahaan investasi global tersebut, Boehly menunjukkan ketertarikan besar untuk menjajaki potensi kerja sama di tanah air. Informasi mengenai rencana kedatangan klub berjuluk The Blues ini dikutip nismedia.id dari BolaSport.com.
“Ia berkomitmen membawa klub-klub tersebut ke Indonesia untuk menjajaki kerja sama dan pertandingan,” tulis laporan Kompas.id.
“Kami sangat senang karena yang datang benar-benar CEO atau presidennya langsung, bukan level kedua,” tutur Rosan.
Mengenang Kunjungan Bersejarah Chelsea
Rencana ini menjadi angin segar mengingat kunjungan terakhir Chelsea ke Jakarta terjadi pada 13 tahun silam, tepatnya Juli 2013. Saat itu, tim yang masih dibesut Jose Mourinho sukses meraih kemenangan telak 8-1 atas Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kehadiran John Terry dan kawan-kawan kala itu menjadi memori manis bagi para penggemar sepak bola nasional.
Realisasi rencana Boehly kini sangat dinantikan untuk melihat pemain kelas dunia kembali beraksi di tanah air. Selain aspek olahraga, kunjungan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi iklim investasi dan hubungan bilateral antara Indonesia dengan pelaku bisnis global. Skuad Garuda pun diharapkan dapat memetik pelajaran berharga jika pertandingan persahabatan tersebut benar-benar terwujud dalam waktu dekat.






