
Nismedia.id - Nasib Trent Alexander-Arnold di Timnas Inggris tampaknya semakin suram. Pemain yang kini membela Real Madrid ini dikabarkan kemungkinan besar tidak akan masuk dalam daftar skuad yang akan bertanding di ajang Piala Dunia 2026 mendatang.
Sebagai gantinya, nama Djed Spence justru muncul sebagai sosok yang akan mengisi posisi bek sayap dalam skuad asuhan Thomas Tuchel. Pemain Tottenham Hotspur ini dipilih meski baru saja mengalami cedera serius dalam pertandingan terakhir timnya.
Tidak terpilihnya Alexander-Arnold disebabkan karena manajemen tim lebih mengutamakan penampilan Tino Livramento dari Newcastle United. Selain pemain Real Madrid itu, Luke Shaw yang membela Man United juga tidak mendapatkan tempat dalam daftar tersebut.
Dikutip Nismedia.id dari Media The Athletic, masuknya Djed Spence ke dalam skuad Timnas Inggris terjadi di tengah kondisi fisik yang kurang prima. Ia diketahui mengalami patah rahang akibat benturan keras dengan Liam Delap saat Tottenham kalah di Stamford Bridge pada Selasa, 20 Mei lalu.
Djed Spence diperkirakan akan mengenakan masker pelindung saat turun ke lapangan. Langkah ini rencananya akan diterapkan mulai dari pertandingan Premier League melawan Everton yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Mei mendatang.
Sementara itu, Alexander-Arnold nyaris hilang dari radar Timnas sejak bulan Juni 2025 lalu. Penampilan terakhirnya terjadi saat masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 1-0 atas Andorra, yang menjadi satu-satunya momen bermainnya di bawah arahan Thomas Tuchel.
Rekam jejak absennya pun cukup panjang dan berpengaruh besar terhadap posisinya. Cedera pergelangan kaki saat masih membela Liverpool membuatnya tidak masuk skuad pada Maret 2025, sementara cedera hamstring menghalanginya bergabung dalam kamp pelatihan bulan Oktober.
Musim pertamanya bersama Real Madrid juga tidak berjalan mulus bagi pemain berusia 27 tahun ini. Ia hanya mampu menyumbang lima kali assist dalam 30 penampilan di seluruh kompetisi, dan harus menerima kenyataan pahit bahwa klubnya tidak meraih satu pun trofi juara.
Sebagai pembanding, Alexander-Arnold sebenarnya memiliki catatan karier internasional yang cukup panjang. Ia melakukan debut pada tahun 2018 dan telah mengoleksi 38 penampilan untuk Timnas Inggris, meski hanya tiga kali menjadi pemain inti di turnamen besar.
Djed Spence justru menunjukkan lonjakan kepercayaan diri meski tidak selalu menjadi andalan utama di klubnya. Ia telah tampil sebanyak 43 kali untuk Tottenham musim ini, namun hanya sekali menjadi pemain inti dalam lima laga terakhir, tepatnya saat menang 1-0 atas Wolverhampton Wanderers.
Nilai lebih yang dimiliki Spence ada pada fleksibilitas dan kemampuan teknisnya. Ia bisa bermain nyaman di posisi bek kiri maupun kanan, sangat tangguh dalam duel satu lawan satu, serta memiliki gaya membawa bola yang anggun dan berbahaya. Pada pertengahan musim lalu, ia menjadi salah satu pemain terbaik Tottenham Hotspur.
Namun, bukan berarti perjalanan karirnya tanpa cela. Tuchel pernah secara terbuka mengaku “tidak menyukai” sikap Spence pada momen tertentu, dan pemain ini memang kerap mendapat sorotan terkait sikapnya di lapangan sejak awal karir.






