
Nismedia.id - Kabar berpulangnya ayah sekaligus manajer Lionel Messi, Jorge Messi pada tanggal 7 Agustus lalu, mengguncang hati jutaan penggemar di seluruh penjuru dunia. Sosok yang telah mendampingi sang jenius sepak bola sejak masa kanak-kanak itu kini berpulang selamanya.
Beberapa waktu setelah kepergian ayahnya, Lionel Messi menyampaikan ungkapan duka yang tulus dan menyentuh hati melalui unggahan yang ia bagikan kepada publik. Tulisan panjang itu seakan menjadi jendela yang memperlihatkan betapa besar rasa kehilangan yang dirasakan pemain nomor sepuluh tersebut.
“Ayah, aku masih tak percaya kau telah tiada. Rasanya belum terlanjur, atau lebih tepatnya, aku tak ingin menerimanya. Sangat sulit bagiku membayangkan bahwa aku tak akan pernah melihatmu lagi, bahwa kita tak akan pernah berbicara lagi,” tulis Messi dalam keterangannya dikutip Nismedia.id dari akun Instagram @leomessi.
Pesan tersebut memuat kenangan serta perasaan yang tak sempat terucap selama masa-masa terakhir ayahnya. Lionel Messi melanjutkan dengan menceritakan harapannya agar ayahnya dapat menonton pertandingan terakhir Piala Dunia bersama, namun keadaan justru berkata lain.
“Aku tahu kau menderita dan ini yang terbaik, tapi kau pergi terlalu cepat. Kita masih punya banyak hal untuk dinikmati bersama,” lanjutnya.
Saat setiap pertandingan berakhir, Lionel Messi selalu menantikan pesan dari ayahnya. Ketika pesan itu tak kunjung datang, ia mulai menyadari bahwa keadaan sesungguhnya sedang memburuk. Meski demikian, ia terus berjuang melangkah sejauh mungkin dengan harapan sang ayah masih dapat menyaksiknya bermain di lapangan hijau.
“Kita memang bukan juara, tapi kau tidak tahu betapa kami menikmati setiap pertandingan. Sekali lagi, kau benar, aku harus ada di sana dan bermain,” ujar Messi dalam pesannya.
Lionel Messi juga mengenang masa-masa kecilnya, di mana ayahnya selalu mengantarnya ke setiap sesi latihan sepulang bekerja. Tak satu pun pertandingan yang pernah dilewatkan oleh Jorge Messi, meskipun ia sering merasa cemas dan menderita saat menyaksikan putranya bermain di lapangan.
“Kau adalah seorang ayah, seorang teman, dan seorang perwakilan. Kau selalu menjadi orang yang dibutuhkan dalam setiap situasi, dan kau tidak pernah salah dalam hal apa pun,” tulis Messi penuh kekaguman.
Di akhir pesannya, Messi berjanji akan terus mengikuti jejak mendiang ayahnya dalam mendidik anak-anaknya kelak. Ia berharap sosok dan ajaran ayahnya tetap hidup dalam setiap langkah yang diambilnya serta dalam pengasuhan yang diberikan kepada keturunannya.
“Beristirahatlah dengan tenang dan awasi kami dari atas sana seperti yang kau lakukan di sini. Terima kasih atas segalanya. Aku mencintaimu, ayah,” tutup pesan tersebut.
Tak lama setelah unggahan itu terbit, ungkapan belasungkawa datang dari sosok yang selama ini dikenal sebagai rival Lionel Messi, yaitu Cristiano Ronaldo. Melalui kolom komentar, Cristiano menyampaikan belasungkawanya kepada kapten Timnas Argentina iitu.
“Pelukan erat untukmu dan keluargamu di masa-masa sulit ini, Leo. Banyak kekuatan.” Ucapan itu pun menjadi bukti bahwa rasa hormat dan simpati tetap hadir melampaui persaingan di atas lapangan sepak bola.






