
Nismedia.id - Pertemuan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta selalu menjadi magnet utama bagi publik sepak bola nasional. Atmosfer panas khas El Clasico Indonesia kembali tersaji pada kompetisi BRI Super League musim ini, di mana Maung Bandung akan menjamu Macan Kemayoran pada pekan ke-17 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026) mendatang.
Dukungan total dipastikan akan diberikan oleh Viking Persib Club (VPC) untuk mengawal kemenangan tim kesayangannya. Ketua Viking, Tobias Ginanjar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan kejutan besar berupa koreografi raksasa. Menariknya, koreo kali ini diklaim sebagai yang paling mahal sepanjang perjalanan sejarah VPC berdiri, yang bertujuan untuk memberikan semangat tambahan bagi pemain sekaligus tekanan psikologis bagi tim tamu.
Rekor Koreografi dan Kolaborasi Lintas Tribune
Persiapan megah ini bukan sekadar pamer kemewahan, melainkan bentuk dedikasi bobotoh untuk pertandingan yang paling dinanti musim ini. Meski menjadi yang termahal secara sejarah, koreografi tersebut tidak akan ditampilkan selama 90 menit penuh karena akan ada kolaborasi apik dengan komunitas bobotoh lainnya di berbagai tribun stadium.
Seperti dikutip nismedia.id dari laman Bola.net, Tobias Ginanjar menjelaskan bahwa koordinasi antar-kelompok suporter sudah dilakukan agar visual di stadion nantinya terlihat padu dan menarik. Hal ini menunjukkan bahwa antusiasme menyambut Persija tidak hanya datang dari satu kelompok, melainkan gerakan masif dari seluruh elemen pendukung Persib yang ingin menjadikan GBLA sebagai tempat yang angker namun tetap kreatif.
Komitmen Dukungan Tanpa Rasisme dan Ujaran Kebencian
Selain kejutan visual, Viking juga berkomitmen untuk menjaga etika dalam memberikan dukungan. Tobias menegaskan bahwa seluruh chant atau nyanyian yang akan dikumandangkan di stadion harus berfokus pada dukungan moral untuk para pemain Persib. Pihaknya dengan tegas melarang adanya unsur rasisme maupun ujaran kebencian yang dapat merugikan nama baik klub di mata penyelenggara liga.
Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko sanksi denda atau larangan penonton bagi Persib Bandung di laga-laga selanjutnya. “Yang kita jaga adalah nama baik Persib dan faktor non-teknis, jangan sampai Persib dihukum,” tegas Tobias dalam keterangannya di Bandung baru-baru ini.
Tiket Ludes, Bobotoh Diimbau Tertib
Antusiasme yang sangat tinggi membuat tiket pertandingan telah dinyatakan ludes terjual dalam waktu singkat. Menanggapi hal ini, manajemen suporter mengimbau dengan sangat agar Bobotoh yang tidak memiliki tiket resmi untuk tidak memaksakan diri datang ke area Stadion GBLA. Hal ini demi keamanan bersama dan kelancaran jalannya pertandingan yang berisiko tinggi.
Kehadiran wasit asing berpengalaman yang akan memimpin laga ini juga diharapkan sejalan dengan kedewasaan suporter di tribun. Dengan persiapan koreografi termahal dan komitmen dukungan yang sportif, laga Persib vs Persija kali ini diharapkan menjadi standar baru bagi kualitas penyelenggaraan pertandingan besar di Indonesia.






