120 Kontingen Asian Youth Para Games 2025 Dilepas NPC Indonesia Bersama PT Chery, Ini Targetnya

Redaksi NIS Media

6 Desember 2025

3
menit
120 Kontingen Asian Youth Para Games 2025 Dilepas NPC Indonesia Bersama PT Chery, Ini Targetnya
Potret Kontingen Para Games 2025 (Instagram: Kemenpora)
Promo Siap Allegiant

NPC (National Paralympic Committee) Indonesia bersama PT Chery resmi melepas 120 personel kontingen Merah Putih menuju Asian Youth Para Games 2025 di Dubai. Sebanyak 120 atlet yang akan berjuang di 8 dari 11 cabang olahraga (cabor) ini berangkat dengan misi khusus untuk memenuhi target medali yang telah ditetapkan.

Delapan cabang olahraga tersebut yaitu para angkat berat, atletik, renang, bulu tangkis, boccia, panahan, tenis meja, dan taekwondo. Jumlah cabang olaraga yang akan ikut Asian Youth Para Games 2025 ini lebih sedikit daripada kontingen Para Games empat tahun lalu yang dilaksanakan di Bahrain tempatnya tahun 2021. Jumlah atlet yang akan berjuang sebanyak 56 orang.

Acara pelepasan kontingen Asian Youth Para Games 2025 berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Acara pelepasan itu dihadiri jajaran pengurus National Paralympic Committee Indonesia serta manajemen Chery Group sebagai mitra mobilitas resmi kontingen.

Pemberangkatan kontingen Asian Youth Para Games 2025 akan dilakukan dua kloter, yaitu 6 Desember dan 7 Desember dengan keberangkatan dari Bandara Soekarno Hatta, Banten, Jawa Barat yang kemudian ke Dubai menggunakan maskapai Emirates.

Dikutip Nismedia.id dari Instagram @kemenpora, Rima Ferdianto selaku Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia menjelaskan bahwa atlet yang dikirim ke Dubai pada ajang Asian Youth Para Games 2025 merupakan gabungan SKODI dan Pelatda.

“Atlet yang dikirim ini gabungan dari SKODI dan Pelatda dengan total kontingen bersama dokter dan ofisial tim adalah 120 orang,” jelasnya.

Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia tidak ingin banyak menargetkan medali karena para atlet yang dikirimkan masih muda. Medali yang ditargetkan pada ajang Asian Youth Para Games 2025 yaitu empat emas, delapan perak, dan sepuluh perunggu.

Rima Ferdianto mengaku tidak begitu khawatir dengan atlet yang diterbangkan ke Dubai karena atlet dari negara lain juga masih fase melihat potensi karena usianya yang masih muda.

“Peta kekuatannya sih hampir sama karena semua negara peserta juga masih meraba kekuatan atletnya yang masih muda,” pungkasnya.

Acara pelepasan berlangsung di Solo, Jawa Tengah, dan dihadiri jajaran pengurus NPC Indonesia serta manajemen Chery Group sebagai mitra mobilitas resmi kontingen.

Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia pada ajang tersebut membawa misi besar untuk mengharumkan nama bangsa. Ia menekankan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar atlet muda penyandang disabilitas dapat tampil optimal.

“Keikutsetaan ini untuk harumkan nama bangsa dan negara Indonesia karena kita lahir di sini,” kata Senny Marbun.

Lebih lanjut, dirinya juga menegaskan bahwa ajang ini tidak mendapatkan banyak sponsor satu-satunya berasal dari PT Chery Sales, sehingga harapannya perusaan itu bisa berkolaborasi nantinya.

“Tidak banyak sponsor selain Chery yang mau mendukung NPC. Mudah-mudahan makin banyak lagi perusahaan yang berkolaborasi dengan NPC,” ujar Senny saat memberi sambutan.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait