
Nismedia.id - Igor Tudor resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur untuk menggantikan Thomas Frank hingga akhir musim ini. Juru taktik asal Kroasia tersebut dikenal memiliki profil spesialis dalam menangani tim yang sedang terpuruk dalam waktu singkat.
Manajemen klub menilai rekam jejaknya yang gemilang di Italia menjadi jaminan untuk mengangkat performa tim di Premier League. Prioritas utamanya kini adalah mengembalikan mentalitas pemenang dan menjauhkan Spurs dari papan bawah klasemen.
Rekam Jejak Sang Penyelamat
Keputusan Tottenham merekrut Tudor tidak lepas dari reputasinya sebagai pelatih yang mampu memberikan dampak instan. Sebelum mendarat di London, Tudor memiliki pengalaman panjang melatih klub-klub top Eropa seperti Lazio, Marseille, Galatasaray, dan Udinese.
Statistiknya sebagai pelatih pengganti (interim) terbilang sangat mengesankan, terutama saat berkarier di Serie A. Saat menangani Juventus menggantikan Thiago Motta, Tudor sukses membawa tim finis di posisi keempat dan lolos ke Liga Champions dengan hanya menelan satu kekalahan dari 11 laga.
Prestasi serupa ia torehkan saat mengambil alih kursi pelatih Lazio dari Maurizio Sarri. Ia berhasil memenangkan lima dari sembilan pertandingan sisa, yang cukup untuk mengamankan posisi ketujuh dan tiket ke Liga Europa.
“Skuad ini memiliki kualitas, dan tugas saya adalah mengorganisir, membangkitkan semangat, dan meningkatkan hasil pertandingan dengan cepat,” tegas Tudor dikutip nismedia.id dari Bolaskor.
Misi Berat Di London Utara
Kini, Tudor dihadapkan pada tantangan serupa di Tottenham Hotspur yang baru saja ditinggalkan pelatih lamanya sejak Oktober. Pihak klub memberikan mandat yang sangat jelas, yakni membawa organisasi permainan yang lebih baik dan intensitas tinggi ke dalam skuad.
“Igor bergabung dengan kami dengan fokus yang jelas: untuk meningkatkan performa, memberikan hasil, dan membawa kami naik di klasemen Premier League,” bunyi pernyataan resmi klub.
Tudor sendiri menyambut tugas ini dengan penuh percaya diri dan rasa hormat. Ia berjanji akan fokus meningkatkan konsistensi performa Harry Kane dan kawan-kawan di sisa musim yang krusial ini.
“Merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dengan klub ini pada saat yang penting. Saya memahami tanggung jawab yang telah diberikan kepada saya,” pungkasnya.






