Jelang Tottenham Vs Arsenal, Skuad Mikel Arteta Dituntut Tulis Takdir Sendiri

Jelang Tottenham Vs Arsenal, Skuad Mikel Arteta Dituntut Tulis Takdir Sendiri
Jelang Laga Spurs vs Arsenal. (laman: jawapos.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menuntut skuad asuhannya untuk segera bangkit pada pekan ke-27 Premier League 2025-2026. Misi kebangkitan tersebut akan diuji dalam laga derbi London Utara bertajuk Tottenham vs Arsenal di Stadion Tottenham Hotspur, London, Minggu (22/2/2026) malam WIB.

Pertandingan tandang ini menjadi momen krusial bagi kubu tamu usai ditahan imbang Wolverhampton Wanderers dengan skor 2-2 pada laga sebelumnya. Hasil tersebut membuat posisi tim Meriam London di puncak klasemen rawan tergusur karena baru mengoleksi 58 poin, hanya unggul dua angka dari Manchester City.

Tulis Takdir Sendiri di Laga Tottenham Vs Arsenal

Kegagalan mendulang poin penuh akibat kebobolan pada menit akhir pertandingan membuat Arteta langsung mengevaluasi mental bertanding timnya. Dikutip nismedia.id dari Kompas.com, pelatih asal Spanyol tersebut meminta para pemainnya melupakan hasil imbang dan fokus menentukan nasib mereka sendiri menuju tangga juara.

“Ketika Anda kehilangan poin di menit-menit terakhir pertandingan lagi, dengan cara yang sangat tidak terduga, kebobolan gol penyeimbang dengan cara seperti itu, tidak ada yang benar-benar bisa memahaminya,” ungkap Arteta.

“Yang sangat saya minati adalah pertandingan selanjutnya, itulah jati diri kita. Oke, apa yang harus kita lakukan tentang ini dan bagaimana kita menulis takdir kita sendiri dari sini dan seterusnya, dan itu saja,” tegasnya.

Tantangan Taktik Igor Tudor Jelang Tottenham Vs Arsenal

Arsenal sejatinya memiliki modal kepercayaan diri tinggi usai melibas lawan yang sama dengan skor telak 4-1 pada paruh pertama Liga Inggris musim ini. Namun, kubu tuan rumah kini ditangani oleh manajer baru, Igor Tudor.

Menyikapi pergantian pelatih di kubu rival, Arteta mengaku tidak gentar karena timnya sudah terbiasa berhadapan dengan taktik yang berubah-ubah di tengah kompetisi.

“Saya rasa hal itu sudah terjadi tujuh kali musim ini. Kami mulai terbiasa. Kami telah menganalisis semua yang telah ia (Igor Tudor) lakukan dalam kariernya. Di klub yang berbeda, formasi yang berbeda, pemain yang mereka miliki,” jelas Arteta.

“Dari situ, tentu saja, kami akan memiliki kemampuan untuk beradaptasi sesuai dengan tuntutan pertandingan. Tetapi fokus utama juga pada apa yang harus kami lakukan untuk menang,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *