
Nismedia.id - Timnas Basket 3×3 Putri siap berlaga dalam ajang FIBA 3×3 Women’s Series Tokyo Stop 2026 yang berlangsung pada 1-2 Agustus 2026. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari strategi mematangkan skuad muda menjelang tampil pada Asian Games ke-20 mendatang.
Skuad Garuda bakal mengawali perjuangan dari babak kualifikasi Grup A dengan bersaing melawan wakil Singapura, Lion City, serta tim tuan rumah Jepang, Takasaki. Jika berhasil lolos, Indonesia akan melaju ke Pool C untuk menantang Belanda dan Beijing.
Fokus Pembenahan Taktik Dan Perbaikan Performa Timnas Basket 3×3 Putri
Tim pelatih fokus melakukan pembenahan strategi usai mencatatkan dua kekalahan pada ajang sebelumnya di Batam. Evaluasi menyeluruh dilakukan untuk memperkuat flow permainan baik saat offense maupun defense, dikutip nismedia.id dari BolaSport.com.
Asisten Pelatih Timnas Basket 3×3 Putri, Andrie Ekayana, menjelaskan bahwa perbaikan penyelesaian akhir atau finishing serta pengurangan kesalahan sendiri menjadi fokus utama. Langkah ini penting dilakukan agar permainan tim tetap konsisten sepanjang laga.
“Pendekatan per pemain sudah dilakukan, pemberian motivasi secara tim juga telah diberikan,” ujar Coach Yayan.
Pematangan Skuad Muda Demi Berjuang Maksimal Di Asian Games
“Kini pemain sudah siap kembali ke lapangan dan bersaing di Tokyo Stop,” kata Coach Yayan.
Penerapan regulasi usia di bawah 23 tahun pada Asian Games membuat Indonesia mengandalkan tiga pemain muda, yakni Diva Intan, Thasya Saputera, dan Lidwina Ruth. Ketiganya mendapat bimbingan langsung dari pemain senior Ayu Sriartha.
Laga melawan Singapura akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad Merah Putih karena memiliki komposisi usia yang sepadan. Seluruh pemain bertekad berjuang maksimal demi mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.






