
Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, memberikan penjelasan terbaru mengenai jatah slot klub Indonesia di kompetisi Asia musim 2026/2027. Hal ini merespons keputusan AFC yang menambah peserta ajang tertinggi AFC Champions League (ACL) Elite dari 24 menjadi 31 tim.
Meski kuota bertambah, pihak I.League belum mau berspekulasi soal peluang masuknya wakil Tanah Air ke turnamen elit tersebut. Asep menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan dan pengumuman resmi dari federasi sepak bola Asia.
Tunggu Pengumuman Resmi AFC
Kabar mengenai perkembangan nasib slot klub Indonesia di kompetisi Asia ini dikutip nismedia.id dari BolaSport.com. Sampai saat ini, belum ada rincian pasti terkait negara mana saja yang berhak atas tambahan jatah kuota tersebut.
“Karena keputusan akhir itu baru disampaikan AFC setelah mereka menggelar AFC Committee Competition Meeting,” ujar Asep.
Masyarakat tentu berharap sepak bola Indonesia bisa kembali unjuk gigi dan bersaing di kasta tertinggi kompetisi Eropa agar nama bangsa semakin diperhitungkan.
“Kita tunggu saja. Mudah-mudahan ada kabar baik,” ucapnya.
Skenario Kuota Sementara Super League
Untuk sementara waktu, I.League memastikan kuota bagi klub Indonesia masih sama seperti musim ini sesuai dengan entry regulation yang ada. Sang juara Super League akan berlaga di play-off ACL 2, sementara runner-up mendapatkan jatah play-off AFC Challenge League.
“Kita tetap berpegangan, sampai hari ini, masih dengan slot yang sesuai dengan entry regulation dari AFC.”
Penentuan alokasi kuota untuk musim 2027/2028 selanjutnya akan bergantung pada pembaruan peringkat pada Mei mendatang. Saat ini, Persib dan Borneo FC masih memimpin persaingan sengit di papan atas klasemen domestik demi merebut tiket kompetisi benua tersebut.














Tinggalkan komentar