Akhiri Kutukan di Final, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2

Akhiri Kutukan di Final, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti 4-2
Potret kemenangan Indonesia di ASEAN Cup 2026 (Instagram: @timnasindonesia)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Indonesia resmi menobatkan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berhasil menaklukkan Thailand dalam laga final yang berlangsung dramatis di Stadion GBK, Jakarta pada Senin, 5 Oktober 2026 lewat adu penalti dengan skor 4-2, mengangkat trofi untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Babak pertama berjalan ketat dan penuh tekanan dari kedua tim. Pada menit ke-23, Justin Hubner menerima kartu kuning akibat pelanggaran di area tengah lapangan. Thailand juga mendapat peringatan yang sama pada menit ke-40 ketika S. Chaided dinilai melanggar pemain lawan.

Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia melakukan pergantian pemain pada menit ke-46. Thom Haye digantikan oleh Dean James untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus menambah opsi serangan dari sisi sayap. Thailand juga mulai meningkatkan intensitas permainan, namun pertahanan Indonesia tampil terjaga dengan baik.

N. Sayriya mendapat kartu kuning pada menit ke-66, disusul W. Choolthong pada menit ke-72, dan N. Mickelson pada menit ke-76. Ketegangan semakin memuncak pada menit ke-80, ketika Thailand melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Iklas Sanron menggantikan Kakana Khamyok. Hanya satu menit kemudian, N. Mickelson diusir wasit setelah menerima kartu merah membuat Thailand harus bermain dengan sepuluh pemain.

Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Indonesia berhasil membuka keunggulan pada menit ke-84. Dikutip Nismedia.id dari Instagram @timnasindonesia, Dean James mengeksekusi tendangan bebas dari jarak sekitar 25 meter dengan sangat indah, bola melengkung melewati pagar hidup dan masuk ke sudut gawang yang tak terjangkau kiper Thailand.

Namun, Thailand tidak menyerah begitu saja. Tepat pada menit ke-87, Iklas Sanron menyambar bola muntah di depan gawang untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol itu mengejutkan pendukung tuan rumah yang sebelumnya sudah bersorak kegirangan.

Pada babak perpanjangan waktu pertama, Thailand kembali melakukan pergantian pemain pada menit ke-91. Kritsada Kaman digantikan oleh Peeradol Chamratsamee yang justru menjadi penentu bagi tim lawan. Pertandingan berjalan alot, kedua tim saling berbalas serangan namun belum mampu memecahkan kebuntuan hingga jeda istirahat babak pertama perpanjangan waktu.

Memasuki babak kedua perpanjangan waktu, ketegangan kembali terjadi ketika Riski Ridho menerima kartu kuning pada menit ke-109. Tiga menit kemudian, Thailand membalikkan keadaan. Anan Yodsangwal melepaskan umpan terukur yang disambut sempurna oleh Peeradol Chamratsamee, menembus gawang Indonesia dan membuat kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan tim Gajah Perang.

Saat semua mengira Thailand akan keluar sebagai juara, Elkan Baggott menjadi pahlawan bagi Indonesia. Pada menit ke-116, ia menyambut umpan sudut dengan tandukan keras yang tak terjangkau kiper Thailand. Gol penyama kedudukan membuat kedudukan 2-2 bertahan hingga masa perpanjangan waktu berakhir. Pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam sesi adu penalti, kiper Indonesia tampil gemilang menepis dua tendangan pemain Thailand. Sementara itu, para eksekutor Indonesia menjalankan tugasnya dengan tenang dan akurat. Indonesia menang adu penalti dengan skor 4-2, dan secara agregat mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 dengan skor akhir 6-4.

Kemenangan ini menjadi sejarah emas bagi sepak bola Indonesia di panggung ASEAN. Dukungan penuh dari suporter yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi energi tambahan bagi para pemain. Semoga gelar juara ini menjadi awal kebangkitan sepak bola Indonesia yang lebih gemilang di kancah Asia maupun dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *