
Nismedia.id - Shaye Sharahili, mantan pemain klub sepak bola Al Nassr, mengungkapkan sebuah peristiwa yang terjadi pada tahun lalu terkait dengan Cristiano Ronaldo. Legenda sepak bola yang baru berkonflik dengan PIF itu ternyata berpuasa di bulan suci Ramadhan.
Cristiano Ronaldo pernah mencoba berpuasa bersama rekan setimnya saat membela Al Nassr yang beragama Islam selama bulan Ramadhan. Ia menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan oleh Ronaldo sebagai bentuk penghormatan dan penasaran terhadap ibadah yang dilakukan oleh banyak pemain di timnya.
“Tahun lalu, Cristiano Ronaldo mencoba ikut berpuasa bersama para pemain Muslim di Al-Nassr selama bulan Ramadhan,” ujar Sharahili dalam keterangannya.
Pernyataan tersebut memberikan gambaran tentang sikap Ronaldo terhadap keberagaman budaya dan agama di dalam lingkungan klubnya. Hal ini menunjukkan bahwa pemain dunia kelas satu tersebut tidak hanya fokus pada prestasi di lapangan, tetapi juga memperhatikan hubungan dengan rekan setimnya.
Shaye Sharahili mengungkapkan durasi waktu yang ditempuh Cristiano Ronaldo dalam berpuasa mungkin tidak terlalu lama, namun hal tersebut memiliki makna penting bagi seluruh anggota Al Nassr. Upaya ini menjadi bukti nyata tentang kesediaannya untuk memahami pengalaman hidup rekan-rekannya.
“Dia berpuasa selama 2 hari untuk merasakan apa yang dirasakan umat Muslim saat menjalankan ibadah suci Ramadhan,” imbuhnya.
Perilaku Ronaldo tersebut mendapatkan apresiasi dari banyak pihak di lingkungan sepak bola Arab Saudi. Banyak pemain dan pengurus klub menyatakan bahwa tindakan tersebut memperkuat tali persaudaraan di antara anggota tim. Sikap terbuka yang ditunjukkan oleh Ronaldo juga menjadi contoh positif bagi atlet muda di seluruh dunia.
Sepak bola sebagai olahraga internasional seringkali menjadi wadah untuk mempromosikan toleransi dan pemahaman antar budaya. Banyak klub sepak bola di dunia memiliki pemain dengan latar belakang agama dan budaya yang beragam. Hal ini membuat olahraga tersebut menjadi sarana yang efektif untuk menyebarkan pesan perdamaian dan persatuan.
Sekedar Informasi, Cristiano Ronaldo bukan bagian dari umat Muslim. Legenda sepak bola Real Madrid itu disebut-sebut beragama Katolik Roma, agama mayoritas di Portugal. Puasa yang ia lakukan sebagai bentuk toleransi dan menjawab rasa penasarannya.
Al-Nassr sendiri merupakan salah satu klub top di Liga Arab Saudi. Klub ini telah menarik banyak pemain kelas dunia termasuk Cristiano Ronaldo. Dikutip Nismedia.id dari laman transfermarkt.co.id, CR7 telah mencatat 92 gol dan 17 assist dari 96 penampilan di Saudi Pro League 2025-2026.
Shaye Sharahili sendiri merupakan salah satu pemain yang pernah berkontribusi dalam perkembangan Al-Nassr selama karirnya. Ia memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam bermain di liga Arab Saudi. Keterangannya tentang Ronaldo menjadi informasi berharga yang memberikan wawasan tentang karakter pemain tersebut di luar lapangan hijau.
Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu atlet paling dedikasi dalam sejarah sepak bola. Ia selalu menunjukkan komitmen tinggi terhadap kondisi fisik dan performa dirinya di lapangan hingga di usia 41 tahun. Namun, peristiwa yang diungkapkan Sharahili menunjukkan bahwa ia juga memiliki sisi yang peduli terhadap aspek sosial dan budaya dalam lingkungan timnya.






