
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menegaskan bahwa kuota pemain asing I.League untuk kompetisi musim 2026/2027 dipastikan tidak berubah. Regulasi untuk kasta Super League maupun Championship akan tetap mengacu pada aturan musim sebelumnya.
Keputusan ini diambil demi menjaga stabilitas jalannya kompetisi sepak bola di tanah air. Pihak pengelola juga tidak memaksakan setiap klub untuk memenuhi seluruh slot legiun impor yang tersedia.
Aturan Kuota Pemain Asing I.League Di Dua Kasta Tertinggi
Untuk kasta tertinggi, setiap klub diperbolehkan mendaftarkan hingga 11 penggawa impor tanpa batasan negara asal. Seperti dikutip nismedia.id dari BolaSport.com, sejauh ini tercatat baru Arema FC dan Bali United yang telah melengkapi kuota maksimal tersebut.
“Pemain asing di Super League musim depan tetap sama. Ada 11 pemain yang didaftarkan ke I.League. Lalu ada sembilan pemain di DSP dan tujuh nama di lapangan,” kata Asep Saputra.
Sementara itu, bagi kompetisi kasta kedua tetap dibatasi hanya tiga pemain luar negeri saja. Keputusan mempertahankan jumlah ini disepakati setelah pihak operator melakukan pertemuan resmi dengan para manajer klub.
Rencana Regulasi Baru Pada Gelaran League Cup
Pihak pengelola kini juga tengah mempersiapkan mekanisme baru untuk turnamen League Cup mendatang. Kompetisi baru ini nantinya akan mempertemukan klub-klub dari kasta tertinggi dan kasta kedua.
“Untuk League Cup, kami masih belum bisa pastikan berapa pemain asing yang boleh bermain,” ujar pria yang menjabat sebagai Direktur Kompetisi I.League tersebut.
Langkah strategis ini sengaja dirancang demi memberikan proteksi bagi perkembangan talenta sepak bola nasional. Prioritas utama turnamen ini adalah memberikan menit bermain yang lebih banyak bagi para pemain lokal agar bisa berjuang maksimal demi kemajuan tim nasional Indonesia.














Tinggalkan komentar