
Raul Asencio harus menepi dari latihan dan laga kontra Real Madrid lawan Alaves di La Liga 2025-2026 22 April mendatang. Pemain 21 tahun itu terdiagnosa mengalami gangguan pencernaan serius yang mempengaruhi kondisi fisiknya secara keseluruhan.
Gangguan kesehatan yang dialami Raul Asencio ini dipastikan setelah menjalani serangkaian pemeriksaan medis menyeluruh. Tim kesehatan Real Madrid memantau setiap gejala yang muncul sejak sang pemain melaporkan merasa tidak nyaman pada bagian perut.
Dikutip Nismedia.id dari laman resmi realmadrid.com, pernyataan tersebut dirilis pada hari yang sama saat hasil pemeriksaan medis final diserahkan kepada manajemen klub. Belum ada detail tambahan mengenai kapan gejala pertama kali muncul atau faktor pemicu yang diduga menjadi penyebab utama.
“Setelah tes yang dilakukan pada pemain kami, Raúl Asencio, oleh Layanan Medis Real Madrid, ia didiagnosis menderita enterokolitis bakteri. Asencio sedang menjalani perawatan di rumah. Kondisinya akan dipantau untuk perkembangan lebih lanjut,” tulisnya dalam pernyataan.
Enterokolitis bakteri merupakan peradangan pada usus halus dan usus besar yang disebabkan oleh infeksi bakteri tertentu. Penyakit ini umumnya ditandai dengan gejala seperti diare hebat, nyeri perut, demam, hingga mual dan muntah yang membuat penderita kehilangan banyak cairan tubuh.
Kondisi ini membutuhkan waktu pemulihan yang cukup agar sistem pencernaan kembali berfungsi normal. Bagi seorang pesepak bola profesional, kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri.
Penurunan asupan nutrisi dan hilangnya cairan tubuh dapat menurunkan daya tahan tubuh serta menurunkan performa fisik secara drastis. Proses pemulihan juga harus dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan komplikasi lain yang lebih berbahaya.
Selama masa perawatan di rumah, Asencio akan mendapatkan jadwal pengobatan dan pola makan khusus dari tim medis. Ia juga dilarang melakukan aktivitas fisik berat yang dapat memperparah kondisi atau menghambat proses penyembuhan.
Kehadiran Raul Asencio di skuad Real Madrid selama ini dianggap sebagai aset berharga, terutama sebagai pemain muda yang terus menunjukkan perkembangan positif. Ia kerap mendapatkan kesempatan bermain baik di ajang domestik maupun Eropa.
Absennya akan membuat Alvaro Arbeloa harus menyusun ulang komposisi skuad untuk beberapa pertandingan ke depan. Meskipun memiliki banyak pemain berkualitas, setiap perubahan komposisi tetap membutuhkan penyesuaian taktik dan kerja sama antar pemain.
Hingga saat ini, belum ada perkiraan resmi mengenai kapan pemain asal Spanyol itu bisa kembali bergabung dengan sesi latihan tim. Semua keputusan akan diambil berdasarkan hasil evaluasi medis berkala yang dilakukan oleh tim kesehatan klub.














Tinggalkan komentar