
Pertandingan babak playoff Liga Champions UEFA 2025-2026 antara Benfica vs Real Madrid diwarnai aksi rasisme Gianluca Prestianni kepada Vinicius Junior yang cetak gol tunggal dalam laga ini. Insiden tersebut banyak yang membandingkan performa keduanya.
Vinicius Junior mencatatkan gol pembuka pada menit ke-50 dengan tendangan memukau ke sudut atas gawang Benfica. Saat merayakan gol tersebut, terjadi percakapan antara Vinicius dengan Prestianni yang sedang menutupi mulutnya dengan jersey.
Vinicius Jr langsung melaporkan sikap Gianluca Prestianni kepada wasit Francois Letexier bahwa ia disebut dengan kata yang mengandung unsur rasisme, yaitu “mono” (monyet). Wasit kemudian mengaktifkan protokol anti-rasisme UEFA secara keseluruhan yang terdiri dari tiga tahap.
Pertandingan sempat dihentikan selama sekitar 11 menit. Pengumuman di Estadio da Luz, Portugal mengimbau penonton agar tidak melakukan diskriminasi apapun dan para pemain juga sementara meninggalkan lapangan.
Setelah pertandingan, Gianluca Prestianni memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut melalui story Instagram pribadinya. Ia menyatakan bahwa pada saat apapun tidak pernah mengeluarkan kata-kata rasis kepada Vinicius Junior dan menyatakan bahwa pemain Brasil tersebut salah paham dengan apa yang didengarnya.
“Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya sama sekali tidak melontarkan hinaan rasis kepada pemain Vinicius Junior, yang sayangnya salah menafsirkan apa yang dia kira telah didengarnya. Saya tidak pernah bersikap rasis terhadap siapapun dan saya menyesali ancaman yang saya terima dari para pemain Real Madrid,” tulis Prestianni dalam pernyataannya.
Kolega sekelas Vinicius Junior di Real Madrid, Kylian Mbappe, memberikan dukungan penuh kepada rekannya. Mbappe menyatakan bahwa ia melihat secara langsung peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa Prestianni jelas menyebut Vinicius dengan kata yang tidak pantas sebanyak lima kali.
“Ini tidak dapat diterima. Ia bukan tipe manusia seperti saya,” ujar Mbappe kepada media massa setelah pertandingan.
Dalam kompetisi Liga Champions UEFA 2025-2026 hingga saat ini, Vinicius Junior telah bermain dalam 9 penampilan dengan total waktu bermain 721 menit. Ia mencetak 2 gol namun telah memberikan tiga assist tanpa mendapatkan kartu pelanggaran.
Sementara, Gianluca Prestianni bermain sebagai penyerang untuk Benfica telah tampil dalam 5 pertandingan UEFA Championship League 2025-2026 dengan total waktu bermain 286 menit. Dikutip Nismedia.id dari laman transfermarket.co.id, dirinya baru mencatat penampilannya di Liga Champions musim ini tanpa gol dan assist.
Prestianni hanya mencetak 3 gol untuk Benfica sejak pindah dari Velez Sarsfield pada 31 Januari 2024. Pemain 20 tahun ini sering duduk di bangku cadangan selama bergabung dengan klub Portugal berjulukan Encarnados. Prestasinya ini tentu saja jauh dari Vinicius Jr yang lebih berpengalaman di dunia sepak bola.














Tinggalkan komentar