
Tim nasional bulu tangkis Indonesia resmi bertolak ke Horsens, Denmark, pada Kamis (16/4/2026) untuk menghadapi ajang bergengsi Piala Thomas-Uber 2026. Keberangkatan sepekan lebih awal ini bertujuan agar skuad Merah Putih dapat menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) jangka pendek di lokasi turnamen.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk persiapan matang menjelang kejuaraan yang akan bergulir pada 24 April hingga 3 Mei mendatang. Total 20 atlet putra dan putri diharapkan mampu berjuang maksimal untuk mengharumkan nama bangsa di Benua Biru.
Proses Adaptasi Pemain Di Eropa
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, menyebut program aklimatisasi ini sangat penting. Rombongan dijadwalkan melakoni latihan adaptasi selama empat hari mulai 18 hingga 21 April 2026. Informasi persiapan tim ini dikutip nismedia.id dari Kompas.com.
“TC ini dilakukan sebagai bagian dari proses adaptasi serta pematangan strategi sebelum pertandingan dimulai,” ujar Eng.
Pebulu tangkis tunggal putra, Jonatan Christie, sangat mengapresiasi keberangkatan dini tersebut karena tantangan teknis di Eropa yang cukup menyulitkan pemain.
“Pengalaman di Tur Eropa kemarin mengajarkan betapa pentingnya adaptasi. Jujur shuttlecock di sana itu berat,” ungkap pria yang akrab disapa Jojo tersebut.
Target PBSI Untuk Skuad Merah Putih
Ketua Umum PBSI, Fadil Imran, turut memberikan motivasi tinggi serta menetapkan target spesifik bagi kedua tim beregu. Berikut adalah target dari federasi bagi skuad Indonesia:
- Tim Thomas: Meraih gelar juara (mengulang kesuksesan edisi 2021).
- Tim Uber: Lolos ke semifinal dan diharapkan mampu menembus final.
“Komposisi kita lengkap di Piala Thomas 2026. Tunggal putra dan ganda putra merata. Mudah-mudahan juara seperti 2021 terulang,” tegas Fadil.














Tinggalkan komentar