
Nismedia.id - Barcelona harus menerima kekalahan di markas lawan dengan hasil yang tidak menguntungkan di La Liga 2025-2026. Pelatih asal Jerman tersebut tidak hanya menilai performa timnya, tetapi juga menyoroti aspek keputusan wasit dalam laga tersebut.
Pertandingan Liga Spanyol musim 2025-2026 antara Girona dan Barcelona berlangsung di Estadi Montilivi pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Laga yang menjadi bagian dari babak ke-24 kompetisi ini menghasilkan kemenangan mengejutkan bagi tuan rumah dengan skor akhir 2-1.
Flick menyampaikan pandangannya mengenai kualitas keputusan yang diambil oleh wasit pada laga tersebut. Bahkan dirinya menyamakan kualitas keputusan wasit dengan buruknya permainan anak asuhnya yang kini menempati posisi kedua klasemen La Liga 2025-2026.
“Level wasit sama dengan level permainan Barcelona hari ini,” ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Saat ditanya terkait keputusan wasit dan peran Video Assistant Referee (VAR), pelatih 60 tahun itu malah memuji tim tuan rumah yang mampu menciptakan banyak peluang khususnya di babak kedua. Mengingat, tim itu menempati posisi yang cukup jauh dari klubnya.
“Saya tidak ingin membicarakan tentang itu. Saya rasa semua orang melihat situasi sebelum gol kedua,” ungkap Flick saat menjawab pertanyaan jurnalis.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @idextratime, Claudio Echeverri sempat menginjak kaki Kounde namun tidak terkena pelanggaran. Selain itu, pertandingan Barca hari ini dinilai kurang maksimal oleh Hansi Flick. Hal paling disorot adalah ekspresi frustasinya saat Lamine Yamal yang gagal mencetak gol lewat babak penalti.
“Kami bertahan sangat buruk, terutama saat transisi, dan kami bermain terlalu terbuka,” jelas Flick.
Pelatih 60 tahun ini juga menyebut bahwa suasana hatinya sedang tidak dalam kondisi baik. Flick memiliki langkah konkret dengan memberikan liburan selama dua hari kepada seluruh pemainnya. Hal ini diharapkan dapat membantu para pemain kembali mendapatkan kondisi fisik dan mental yang optimal.
Saat ditanyai terkait pembalasan keputusan yang dianggap kontroversi itu, Flick menyebut dirinya enggan memberikan balasan dan lebih memilih fokus untuk merebut posisi pemuncak yang tengah ditempati oleh Real Madrid.
“Tidak, aku tidak akan melakukan itu. Saya hanya akan banyak bicarakan itu jika tim kami bermain bagus. Tapi nyatanya kami tidak bermain bagus dan harus berjuang untuk posisi puncak,” imbuhnya.






