
Bocoran mengenai format kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026 kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Turnamen perdana yang dijadwalkan pada September hingga Oktober 2026 ini kabarnya akan menggunakan sistem knockout atau fase gugur.
Berdasarkan format yang beredar, 11 negara Asia Tenggara akan langsung berpartisipasi tanpa melalui babak penyisihan kualifikasi. Lima tim dengan peringkat Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tertinggi akan menunggu di bagan atas turnamen untuk menghadapi pemenang dari tim peringkat bawah.
Reaksi FA Brunei Darussalam Dan Format FIFA ASEAN Cup 2026
Kabar mengenai wacana perubahan format ini dikutip nismedia.id dari Bolasport.com, yang juga menyoroti reaksi positif dari salah satu negara peserta. Akun resmi Federasi Sepak Bola Brunei Darussalam (FA Brunei Darussalam) turut memberikan respons suka pada unggahan yang menyebut mereka sudah jenuh dengan jalur penyisihan turnamen sebelumnya.
“Dewan FIFA menyetujui pengenalan Piala ASEAN FIFA, yang pertama kali dipresentasikan pada KTT ASEAN di Malaysia pada Oktober 2025,” tulis keterangan resmi FIFA mengenai turnamen ini.
Peluang Emas Untuk Skuad Timnas Indonesia
Ajang resmi internasional ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia untuk menurunkan kekuatan terbaiknya. Pasukan Merah Putih berpeluang besar memanggil para pemain abroad karena jadwal turnamen masuk ke dalam kalender FIFA Matchday.
Kondisi tersebut membuat persiapan timnas bisa dilakukan lebih matang, baik dari segi taktik maupun fisik pemain domestik. Seluruh punggawa diharapkan mampu berjuang maksimal demi menorehkan prestasi gemilang di kancah sepak bola Asia Tenggara.














Tinggalkan komentar