
Federation Internationale de Football Association (FIFA) siap menghadirkan inovasi besar pada laga puncak Piala Dunia 2026. Otoritas sepak bola dunia tersebut berencana mengadaptasi tradisi halftime show bergengsi yang lazim digelar pada kompetisi Super Bowl.
Grup musik legendaris asal Inggris, Coldplay, dikabarkan menjadi kandidat kuat pengisi acara. Chris Martin dan rekan-rekannya diharapkan tampil memukau saat jeda turun minum di MetLife Stadium pada 19 Juli 2026 mendatang.
Bebas Merancang Konsep Panggung
Kabar mengenai rencana pertunjukan spektakuler ini dikutip nismedia.id dari Detik.com yang melansir laporan Gulf News. Meski masih dalam tahap pembahasan internal, realisasi hiburan jeda babak ini diklaim sudah mencapai 90 persen.
“FIFA diketahui memang mau lebih membuat ajang Piala Dunia lebih global ke semua kalangan, tidak cuma pencinta sepak bola,”
Pihak penyelenggara kabarnya telah memberikan kebebasan penuh kepada Coldplay untuk merancang konsep penampilan mereka. Aksi panggung berdurasi 15 menit ini diharapkan mampu memberikan pengalaman tak terlupakan bagi puluhan ribu penonton di stadion.
Menanti Kejutan Musisi Lainnya
Hingga saat ini, belum ada nama musisi papan atas dunia lain yang diumumkan untuk mendampingi Coldplay. Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi sejarah baru dalam penyelenggaraan turnamen antarnegara terbesar di dunia tersebut.
Strategi hiburan ini diyakini sangat krusial untuk memperluas jangkauan tayangan. FIFA ingin memastikan kemeriahan final tidak hanya dinikmati oleh penggemar olahraga, tetapi juga penikmat musik di seluruh dunia.














Tinggalkan komentar