
Nismedia.id - Persebaya Surabaya menghadapi tantangan baru jelang laga kandang kontra Bhayangkara FC BRI Super League 2025-2026. Meskipun Bajol Ijo harus menghadapi masalah kebugaran pemainnya, klub ini masih bisa bersikap optimis setelah tren positif sebelumnya.
Malik Risaldi dan Mihailo Perovic masuk dalam daftar pemain yang sedang dalam perawatan. Kedua pemain tersebut bersama beberapa rekan satu timnya terkena serangan diare dan virus. Kondisi ini membuat mereka harus menjalani proses pemulihan secara intensif. Tim medis klub terus memantau perkembangan kesehatan setiap pemain yang terkena dampak.
Kepala divisi medis Persebaya menyebut bahwa penyebab masalah kesehatan ini masih dalam penyelidikan. Tim dokter telah memberikan perawatan yang sesuai untuk mempercepat proses pemulihan. Beberapa pemain bahkan sudah mulai menunjukkan perkembangan positif dalam kondisi kesehatannya.
Kedua pemain lini depan Persebaya, Malik Risaldi dan Mihailo Perovic kemungkinan tidak bisa ikut berpartisipasi di laga lanjutan pekan ke-21 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada 14 Februari 2026 antara Persebaya vs Bhayangkara FC.
Pertandingan ini menjadi bagian penting dari kompetisi sepak bola nasional yang sedang berlangsung. Bhayangkara FC sendiri datang dengan target untuk meraih poin maksimal dari kunjungan ke Surabaya. Kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang cukup ketat di musim sebelumnya.
Dikutip Nismedia.id dari laman ileague.id, hingga kini pihak Persebaya belum bisa memastikan siapa saja pemain yang akan absen di pertandingan Persebaya vs Bhayangkara FC. Pihaknya juga menegaskan tengah melakukan evaluasi di laga pekan ke-21.
“Target pertama untuk latihan ini adalah mencoba melihat siapa yang tersedia atau tidak untuk pertandingan berikutnya. Kita juga mencoba memperbaiki beberapa hal yang menurut kami penting dan yang kurang baik yang kami lakukan di pertandingan terakhir serta menurut kami perlu ditingkatkan sebagai tim,” pungkas Bernardo Tavares.
Meskipun dihantam masalah kebugaran dan kesehatan pemain, manajemen Persebaya tetap menunjukkan sikap optimis. Optimisme tersebut tumbuh setelah kemenangan impresif tim Bajol Ijo atas Bali United dengan skor akhir 3-1. Kemenangan tersebut menjadi momentum positif sekaligus membuktikan bahwa kemampuan teknis dan taktis tim sudah mulai terlihat konsisten.
Kemenangan atas Bali United dicetak melalui 3 gol yang dihasilkan oleh pemain berbeda yaitu Mihailo Perovic, Alfan Suaib, dan Risto Mitrevski. Permainan yang ditampilkan Persebaya pada laga tersebut menunjukkan perubahan yang signifikan. Serangan yang cepat dan koordinasi antar pemain menjadi kunci keberhasilan mereka.
Perubahan yang terjadi pada Persebaya tidak lepas dari kedatangan pelatih baru, Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal tersebut resmi bergabung dengan klub pada 22 Desember 2025. Ia langsung membawa konsep permainan baru yang lebih fokus pada kontrol bola dan gerakan kolaboratif.
Bernardo Tavares juga dikenal sebagai sosok pelatih yang sangat memperhatikan aspek mentalitas pemain. Menurutnya, kekuatan psikologis merupakan faktor kunci dalam meraih kemenangan. Ia telah melakukan berbagai program untuk meningkatkan semangat dan solidaritas antar pemain.
Mentalitas tim Bajol Ijo yang berubah menjadi modal berharga dalam menghadapi tantangan mendatang. Para pemain kini menunjukkan komitmen yang lebih tinggi dalam setiap sesi latihan dan pertandingan. Mereka juga mampu tetap fokus meskipun menghadapi berbagai rintangan.
Terkait hasil pertandingan nanti, pelatih asal Portugal ini menegaskan penentu berada pada para pemain. Terlebih, banyak pemain yang menunjukkan semangat yang membara karena banyaknya pemain yang absen di laga kontra Bali United.
“Saya tidak melakukan apapun. Saya hanya menempatkan para pemain dan para pemainlah yang menciptakan keajaiban karena mereka senimannya. Mereka menunjukkan sikap dan semangat yang baik, bahkan mengorbankan diri di pertandingan terakhir karena banyak pemain tidak dalam kondisi 100 persen,” tutupnya.
Para pemain yang dalam kondisi sehat terus menunjukkan semangat yang tinggi dalam setiap aktivitas tim. Mereka siap untuk memberikan kontribusi maksimal jika dipercaya bermain pada laga mendatang. Beberapa pemain muda juga mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam latihan.






