
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, dihadapkan pada dilema dalam menentukan komposisi pemain asing menjelang pekan ketiga BRI Super League 2026–2027. Skuad Super Elang Jawa saat ini tercatat memiliki 11 legiun impor, tetapi hanya 9 pemain yang diperbolehkan masuk ke dalam daftar susunan pemain pada setiap pertandingan.
Situasi tersebut membuat tim pelatih harus cermat menyisihkan dua nama pemain asing di setiap laga sesuai dengan regulasi resmi kompetisi. Kiper asal Brasil, Pedro Caracoci, menjadi salah satu legiun asing yang terpaksa diparkir pada dua laga awal musim ini.
Dilema Pieter Huistra Kelola Pemain Asing PSS Sleman
Keputusan menyisihkan pemain impor murni didasari oleh strategi taktik serta batasan kuota pertandingan yang berlaku. Seperti dikutip nismedia.id dari Bola.com, Huistra membeberkan alasan teknis di balik pemilihan komposisi pemain tersebut.
“Kami memiliki 11 pemain asing, tetapi hanya boleh memainkan sembilan pemain di daftar susunan pemain, jadi saya harus menyisihkan satu.”
Selain masalah regulasi, kondisi kebugaran pemain juga menjadi faktor penentu dalam pemilihan susunan pemain. Gelandang Frederic Injai yang masih dalam pemulihan cedera engkel diperkirakan akan memperketat persaingan skuad setelah ia kembali fit sepenuhnya.
“Itu adalah pilihan yang harus kami buat. Jika semua orang fit, jika Frederic fit lagi maka kami akan makin sulit untuk membuat pilihan seperti ini.”
Target Kebangkitan Super Elang Jawa Di Markas Dewa United
PSS Sleman mengawali musim kompetisi ini dengan hasil yang kurang memuaskan usai menelan dua kekalahan beruntun. Skuad Super Elang Jawa harus mengakui keunggulan Bali United dengan skor 1–2 serta takluk 1–3 saat menjamu Madura United.
Hasil buruk tersebut menempatkan klub berlogo Candi ini terdampar di peringkat ke-15 klasemen sementara BRI Super League 2026–2027 tanpa raihan poin. Meski demikian, melimpahnya opsi pemain impor dan lokal memberikan variasi taktik yang fleksibel sepanjang musim.
Huistra kini memfokuskan persiapan anak asuhnya untuk meraih poin perdana saat bertandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium pada Minggu (20/9/2026). Kemenangan menjadi harga mati bagi PSS Sleman demi memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.














Tinggalkan komentar