
Sikap bulat ditunjukkan oleh Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) untuk memberikan dukungan penuh kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, agar kembali memimpin organisasi tertinggi sepak bola dunia tersebut. Dukungan AFF untuk Gianni Infantino menguat seiring apresiasi tinggi dari mayoritas negara anggota di kawasan Asia Tenggara terhadap berbagai program pengembangan infrastruktur dan bantuan finansial yang berdampak langsung bagi kemajuan sepak bola kawasan.
Komitmen ini didukung secara terbuka oleh dua federasi besar, yakni Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Philippine Football Federation (PFF). Dari seluruh anggota di Asia Tenggara, hanya Football Australia yang mengambil langkah berbeda dengan memilih menyelaraskan sikap bersama AFC terkait evaluasi transparansi serta tata kelola organisasi.
Alasan Solidnya Dukungan AFF untuk Gianni Infantino
Presiden AFF, Khiev Sameth, menegaskan bahwa suara dari sub-konfederasi Asia Tenggara sejauh ini sangat padu dalam memberikan kepercayaan kepada kepemimpinan yang ada, seperti dikutip nismedia.id dari Skor.id. Kebijakan yang dihadirkan induk organisasi global dinilai menjadi opsi terbaik untuk memajukan olahraga ini secara merata.
“Kami mendukung Presiden Gianni Infantino untuk masa jabatan selanjutnya,” tegas Khiev Sameth.
Kehadiran langsung Infantino dalam ajang final Piala AFF 2026 di Vietnam bulan lalu juga menjadi bukti nyata keakraban serta kepedulian tinggi terhadap sepak bola Asia Tenggara. Dalam kunjungan tersebut, pemimpin tertinggi sepak bola dunia itu mengadakan pertemuan khusus dengan jajaran pimpinan daerah guna membahas proyek strategis demi membina mimpi para pesepak bola muda.
Dampak Positif bagi Skuad Merah Putih di IKN
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyoroti kontribusi nyata badan dunia tersebut melalui kucuran dana hibah FIFA Forward sebesar 5,4 juta dolar AS untuk tahap awal pembangunan National Training Centre di Ibu Kota Nusantara. Fasilitas terpadu seluas 34,52 hektare ini dirancang khusus untuk memfasilitasi kebutuhan latihan pemusatan agar para penggawa Merah Putih dapat berjuang maksimal di kancah internasional.
“Bagi Indonesia, FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino bukan sekadar badan pengatur global, melainkan mitra strategis yang hadir secara riil dalam pembangunan sepak bola kita,” ujar Erick Thohir.
“Tanpa dukungan FIFA, lompatan kemajuan yang kita capai hari ini akan sulit terwujud,” tambahnya.
Langkah serupa disuarakan oleh PFF yang menilai bahwa bantuan finansial serta dukungan teknis yang konsisten sangat dibutuhkan oleh negara berkembang. PFF percaya bahwa dialog berkelanjutan antarasosiasi akan menjaga momentum kemajuan pesat sepak bola global di masa mendatang.














Tinggalkan komentar