Ekspansi UMKM Daerah: Apparel Allegiant Suplai Jersey Kejuaraan Padel Nasional di Jakarta

Ekspansi UMKM Daerah: Apparel Allegiant Suplai Jersey Kejuaraan Padel Nasional di Jakarta
Potret Kompetisi Padel Dancing Smash Tourney.
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kualitas produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Lamongan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kali ini, Apparel Allegiant, sebuah brand lokal yang bergerak di bidang manufaktur pakaian olahraga, sukses menembus pasar Ibu Kota.

Allegiant mendapat kepercayaan penuh untuk menyuplai kebutuhan jersey dalam kejuaraan olahraga Padel bertajuk ‘Dancing Smash Tourney Padel Tournament’ yang digelar di PIPC Veteran, Bintaro, Jakarta Selatan, pada 8 Desember lalu.

Keterlibatan brand lokal ini menjadi bukti bahwa produk daerah, jika dikelola dengan profesional, mampu bersaing di panggung olahraga bergengsi yang biasanya didominasi oleh brand-brand besar.

Kunci Sukses: Kecepatan Kilat Produksi

Founder Apparel Allegiant, Muhamad Harryanto, mengungkapkan bahwa faktor utama yang membuat produknya dilirik bukanlah sekadar harga, melainkan kecepatan dan ketepatan produksi.

Seperti dikutip nismedia.id dari laman Jawa Pos, Harryanto menceritakan tantangan logistik yang harus dihadapinya. “Sebagai gambaran, kami memproduksi jersey Kamis siang sebanyak 250 pcs di Lamongan, dan Sabtu sudah harus sampai di Jakarta,” ujarnya.

Kecepatan produksi yang luar biasa ini dibarengi dengan strategi pengiriman yang presisi. Harryanto memanfaatkan jaringan kargo bandara untuk memastikan barang tiba tepat waktu sebelum event dimulai. “Tantangan paling berat itu pengiriman. Untungnya ada kenalan di kargo bandara yang bisa info jadwal penerbangan, jadi bisa mengatur waktu yang pas,” tambahnya.

Adaptasi Produk untuk Olahraga Padel

Selain kecepatan, kualitas produk juga menjadi perhatian utama. Mengingat Padel sering dimainkan di dalam ruangan (indoor), Allegiant melakukan penyesuaian spesifikasi bahan.

“Untuk penyesuaian, hampir sama sebenarnya (dengan jersey biasa). Hanya bahannya lebih tipis karena dipakai di indoor,” jelas Harryanto.

Strategi ini terbukti jitu. Respons dari panitia maupun peserta sangat positif. Bahkan, Harryanto menyebut ada permintaan tambahan (repeat order) yang masuk meskipun turnamen sudah selesai. “Semua puas dan suka, sampai ada yang repeat dua kali. Ada bukti chat-nya,” ungkapnya bangga.

Buka Pintu Peluang Kerja Sama Baru

Kesuksesan di Jakarta ini menjadi momentum penting bagi Allegiant dan UMKM Lamongan pada umumnya. Kepercayaan yang didapat membuka pintu peluang kerja sama lanjutan untuk tahun 2025.

Harryanto berharap capaian ini bisa menjadi inspirasi bahwa Lamongan tidak hanya dikenal dengan kekayaan kuliner seperti soto atau pecel lele, tetapi juga mulai diperhitungkan dalam industri kreatif dan apparel olahraga Indonesia.

“Semoga ke depan tetap dipercaya dan kami bisa menjaga kualitas yang ada,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *