
Pertandingan Serie A 2025-2026 antara Cremonese dan Fiorentina berakhir dengan kemenangan telak 4-1 bagi tim tamu di Stadion Giovanni Zini pada 17 Maret WIB. Meskipun kiper Timnas Indonesia, Emil Audero tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting namun belum bisa membawa kemenangan untuk timnya.
Fiorentina langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Hanya dua menit setelah kick-off, Federico Bonazzoli dari Cremonese sempat menguji kiper Fiorentina, David de Gea dengan tembakan dari jarak dekat, namun kiper asal Spanyol itu mampu menepis bola dengan baik.
Pada menit ke-25, Fiorentina membuka skor. Fabiano Parisi menerima umpan dari Rolando Mandragora di sisi kanan lapangan, lalu melaju dan melepaskan tembakan miring yang memantul di tubuh Romano Floriani Mussolini sebelum melewati kaki Emil Audero. Gol ini menjadi gol pertama Parisi di Serie A 2025-2026.
7 menit kemudian, Roberto Piccoli menggandakan keunggulan Fiorentina. Ia berhasil melewati jebakan offside setelah menerima umpan terobosan dari Robin Gosens, lalu melepaskan tembakan langsung tanpa mengontrol bola terlebih dahulu yang melewati jangkauan Audero.
Di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-49, Dodo membuat gol spektakuler yang menjadikan skor 3-0. Ia berlari sendirian dari setengah lapangan sendiri melewati beberapa pemain Cremonese, dan melepaskan tembakan yang tidak dapat dijangkau oleh Audero.
Cremonese akhirnya berhasil mencetak gol hiburan pada menit ke-57 melalui David Okereke. Dikutip Nismedia.id dari Instagram @uscremonese, Okereke berhasil memanfaatkan kesalahan pertahanan Fiorentina dan melepaskan tembakan yang masuk ke gawang De Gea, menjadikan skor 1-3.
Namun, keunggulan Fiorentina kembali diperlebar pada menit ke-70. Albert Guðmundsson menerima umpan dari rekan setimnya, lalu melepaskan tembakan yang masuk ke sudut gawang Cremonese, menjadikan skor akhir 4-1.
Fiorentina juga memiliki beberapa peluang lain untuk menambah skor. Pada menit ke-60, Mandragora sempat melepaskan tembakan voli yang diblok oleh Youssef Maleh dari Cremonese. Kemudian, pada menit ke-83, Tonny Sanabria dari Cremonese sempat hampir mencetak gol, namun tembakannya hanya menyentuh tiang gawang.
Di sisi lain, Emil Audero menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Meskipun timnya kalah, kiper berkebangsaan Indonesia itu tampil sangat baik dengan melakukan sejumlah penyelamatan penting. Ia mampu menepis tembakan-tembakan keras dari pemain Fiorentina, termasuk tembakan dari Nicolò Fagioli di menit awal pertandingan dan tembakan dari Mandragora pada menit ke-15.
Audero melakukan total tujuh penyelamatan dalam pertandingan ini yang merupakan jumlah penyelamatan terbanyak yang dia lakukan dalam satu pertandingan 2025-2026. Selain itu, kiper Berdarah Indonesia-Italia itu juga melakukan 5 kali pembersihan bola dari area gawangnya.
Kemenangan ini membawa Fiorentina naik ke peringkat ke-16 klasemen sementara Serie A dengan 28 poin, menjauhkan diri dari zona degradasi. Sementara Cremonese tetap tertahan di peringkat ke-18 dengan 24 poin dan kini memiliki catatan tidak menang dalam 14 pertandingan berturut-turut.














Tinggalkan komentar