
Nismedia.id - Nama manajer Chelsea, Enzo Maresca, mendadak menjadi pusat perhatian di bursa transfer pelatih Liga Inggris. Pelatih berkebangsaan Italia tersebut santer dikabarkan menjadi salah satu kandidat utama untuk menggantikan posisi Pep Guardiola di Manchester City. Rumor ini pertama kali diembuskan oleh jurnalis ternama The Athletic, David Ornstein, yang menyebut bahwa The Citizens tengah menyiapkan langkah antisipasi jika Guardiola benar-benar hengkang pada akhir musim 2025-2026.
Maresca dianggap sebagai pilihan yang sangat logis bagi City. Sebelum menukangi Chelsea, ia memiliki rekam jejak yang kuat di Manchester, mulai dari melatih tim akademi hingga menjadi asisten kepercayaan Guardiola menggantikan Mikel Arteta pada musim 2022-2023.
Respons Santai Maresca: “Itu Hanya Spekulasi”
Menanggapi isu panas tersebut, Enzo Maresca memilih untuk tetap tenang dan tidak ambil pusing. Dalam sesi konferensi pers menjelang laga krusial kontra Newcastle United, pria berusia 45 tahun itu menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terpengaruh oleh kabar burung yang beredar di media sosial.
Dikutip nismedia.id dari laman Bolasport.com, Maresca secara terang-terangan menyebut bahwa kabar ketertarikan Manchester City tersebut adalah 100 persen spekulasi. Ia menegaskan komitmennya untuk menghormati kontrak panjang yang ia miliki di Stamford Bridge hingga tahun 2029 mendatang. Baginya, menjadi bagian dari proyek besar Chelsea adalah sebuah kebanggaan yang saat ini menjadi prioritas utamanya.
Bukan Rumor Pertama bagi Sang Pelatih
Maresca juga membandingkan situasi ini dengan rumor yang sempat menerpanya beberapa waktu lalu saat dikaitkan dengan raksasa Italia, Juventus. Ia menilai dinamika berita di dunia sepak bola memang sangat cepat berubah, namun ia menolak untuk memberikan perhatian lebih pada hal-hal di luar urusan teknis lapangan.
“Seminggu yang lalu di Italia, hal yang sama terjadi dengan Juventus. Saya tidak memperhatikannya. Penting untuk memahami mengapa berita ini ada, tetapi fokus saya hanya pada klub ini,” ungkap eks pelatih Leicester City tersebut dengan nada santai.
Isu Internal Chelsea yang Memanas
Meski Maresca telah memberikan klarifikasi, rumor ini tidak muncul begitu saja. Spekulasi kepindahannya semakin liar setelah Maresca sempat mencurahkan isi hatinya pasca-kemenangan Chelsea atas Everton di pekan ke-16. Ia menyebut momen-momen sebelum laga tersebut sebagai “waktu terburuknya” sejak mendarat di London Barat.
Pernyataan tersebut memicu isu adanya keretakan hubungan antara Maresca dengan para petinggi klub. Bahkan, kabar burung menyebutkan jika Chelsea sudah mulai melirik Liam Rosenior, pelatih Strasbourg (klub saudara Chelsea), sebagai opsi cadangan andai hubungan dengan Maresca benar-benar mencapai titik nadir. Namun, untuk saat ini, Maresca bersikeras bahwa ambisi utamanya adalah membawa Chelsea kembali ke jalur prestasi dan melampaui raihan musim lalu.






