
Suasana gembira untuk tim asuhan Francesco Farioli melanda Stadion Dragão pada 3 Mei 2026 dini hari. Ribuan pendukung berkumpul untuk merayakan kemenangan Porto FC atas Alverca dengan skor 1-0 sekaligus mengunci gelar juara Liga Portugal 2025-2026.
Gol tunggal yang memastikan kemenangan dicetak oleh Jan Bednarek pada menit ke-40 melalui sundulan tajam setelah menerima umpan sudut dari Gabri Veiga. Sepanjang pertandingan, Porto memang mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 57 persen.
Meskipun Alverca juga beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Kiper utama FC Porto, Diogo Costa berhasil menjaga gawangnya tetap bersih hingga pertandingan berakhir dengan skor 1-0.
Kemenangan ini membuat Porto unggul sembilan poin dari pesaing terdekat mereka, Benfica, yang hanya bermain imbang 2-2 melawan Famalicao di pertandingan yang berlangsung lebih awal. 2 laga tersisa, posisi Porto di puncak klasemen tidak mungkin lagi terkejar oleh tim lain.
Sorotan utama dalam keberhasilan Porto musim ini jatuh kepada pelatih muda mereka, Francesco Farioli. Pelatih asal Italia yang baru berusia 37 tahun ini baru bergabung dengan klub pada Juli 2025 lalu, namun langsung memberikan dampak yang sangat signifikan.
Farioli adalah sosok yang unik di dunia sepak bola. Ia tidak pernah menjadi pemain profesional dan menyelesaikan pendidikan di bidang ilmu olahraga serta filsafat di Universitas Florence, Italia. Sebelum melatih Porto, ia telah mengasah kemampuannya di berbagai negara seperti Turki, Prancis, dan Belanda.
Di bawah asuhan Farioli, Porto mencatatkan catatan yang sangat mengesankan sepanjang musim. Dalam 32 pertandingan yang telah dijalani, mereka memenangkan 26 kali, seri empat kali, dan hanya kalah dua kali. Pertahanan mereka juga menjadi yang terbaik di liga dengan hanya kebobolan 15 gol sepanjang musim.
Keberhasilan Farioli juga dinilai sebagai bukti bahwa usia bukanlah halangan untuk mencapai prestasi tinggi di dunia kepelatihan. Ia bahkan dianggap mampu mengalahkan strategi pelatih kawakan seperti Jose Mourinho yang menangani Benfica musim ini.
Dikutip Nismedia.id dari akun Instagram resmi klub @fcporto, kemenangan ini sekaligus menjadi gelar juara yang ke-31 dalam sejarah FC Porto dan yang pertama sejak musim 2021-2022.
Selain meraih gelar juara liga, Farioli juga berhasil membawa FC Porto melaju hingga babak perempat final Liga Europa musim ini. Prestasi ini semakin menegaskan posisi Porto sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola di Eropa.














Tinggalkan komentar