Gianni Infantino Gelar Rapat Darurat Di Tengah Desakan Mundur Dari FIFA

Redaksi NIS Media

5 Agustus 2026

2
menit
Gianni Infantino Gelar Rapat Darurat Di Tengah Desakan Mundur Dari FIFA
Promo Siap Allegiant

Presiden FIFA, Gianni Infantino, dilaporkan mendadak Gianni Infantino gelar rapat darurat bersama jajaran pejabat senior di Maroko. Langkah ini diambil di tengah derasnya desakan dari berbagai pihak agar dirinya segera mundur dari jabatan tertinggi federasi sepak bola dunia tersebut.

Pertemuan tertutup tersebut menjadi upaya konsolidasi kilat Infantino setelah gelombang kritik tajam menghantam kepemimpinannya. Penolakan luas bermula dari wacana kontroversial terkait komersialisasi ajang Piala Dunia ke pihak swasta.

Agenda Gianni Infantino Gelar Rapat Darurat Dan Gelombang Penolakan

Tekanan terhadap pria asal Swiss itu memuncak setelah ia menawarkan proyek FIFA Forward Enterprise. Seperti dikutip nismedia.id dari detikSport, skema tersebut sejatinya dirancang untuk melepas sebagian saham komersialisasi turnamen utama kepada investor luar.

Rencana penawaran aset penting sepak bola tersebut langsung memicu aksi boikot dari sejumlah asosiasi negara anggota. Kebijakan itu dinilai berpotensi merusak integritas dan independensi organisasi dalam jangka panjang.

Kekecewaan tidak hanya datang dari luar, melainkan juga dari petinggi internal federasi sendiri. Sekjen FIFA, Mattias Grafstrom, bahkan bersyukur karena gagasan penjualan saham tersebut akhirnya resmi dibatalkan.

Keretakan Internal Dan Ambisi Kepemimpinan Periode Keempat

Sinyal ketidakpuasan terhadap kepemimpinan saat ini juga dilontarkan oleh Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger.

“Komitmen, transparansi, dan integritas,” ujar Wenger mengenai nilai penting yang harus dijaga oleh badan independen seperti FIFA.

Kondisi pelik ini mengancam ambisi Infantino yang berniat mencalonkan diri kembali untuk periode keempat pada rentang 2027 hingga 2031. Konsolidasi di Maroko ini pun dipandang sebagai langkah bertahan demi menyelamatkan karier politiknya di panggung sepak bola dunia.

Tinggalkan komentar

Berita Terkait