
Nismedia.id - Laga Al-Gharafa vs Al-Qadisiyah FC dalam lanjutan AFC Champions League Elite pada Selasa (3/11/2026) dini hari berakhir dengan skor telak 0-5 untuk kemenangan tim tamu. Al-Qadisiyah FC tampil sangat dominan sepanjang 90 menit pertandingan dan membuat tim tuan rumah tidak berkutik. Kemenangan besar ini diraih berkat permainan efektif serta gelombang serangan tanpa henti sejak awal pertandingan.
Penyerang Al-Qadisiyah FC, Julián Quiñones, menjadi bintang lapangan dengan menyumbang dua gol dan satu assist. Kemenangan lima gol tanpa balas ini semakin menegaskan ketajaman lini serang Al-Qadisiyah FC dalam mengarungi persaingan ketat di kompetisi antarklub tertinggi Asia tersebut.
Jalannya Babak Pertama
Al-Qadisiyah FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal babak pertama dibunyikan. Tekanan intensif tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-17 melalui gol Mohammed Abu Al-Shamat yang memanfaatkan assist dari Julián Quiñones. Gol pembuka tersebut langsung mengubah dinamika permainan dan memberikan rasa percaya diri tinggi bagi skuad Al-Qadisiyah FC.
Sembilan menit berselang, giliran Julián Quiñones yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-26. Penyerang andalan Al-Qadisiyah FC tersebut berhasil mengoyak jala gawang Al-Gharafa usai meneruskan umpan matang dari Christopher Bonsu Baah. Keunggulan 2-0 membuat Al-Qadisiyah FC semakin nyaman memegang kendali aliran bola.
Gelombang serangan Al-Qadisiyah FC terus berlanjut hingga mendekati akhir babak pertama. Yasir Al-Shahrani memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-43 memanfaatkan assist Abdullah Al-Salem, sebelum Julián Quiñones mencetak gol keduanya pada menit ke-45 usai menerima umpan Tijjani Reijnders. Empat gol yang tercipta sebelum turun minum membuat Al-Gharafa berada dalam situasi yang sangat sulit.
Jalannya Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Al-Qadisiyah FC tetap menjaga dominasi permainan dengan mencatatkan penguasaan bola hingga 72 persen. Tim tamu melepaskan total 16 tembakan dengan lima di antaranya tepat mengarah ke sasaran, serta membukukan angka expected goals mencapai 2,72. Sebaliknya, Al-Gharafa hanya mampu mencatatkan 28 persen penguasaan bola dan melayangkan lima tembakan sepanjang laga.
Al-Gharafa berusaha melakukan perubahan taktik sejak akhir babak pertama demi mengejar ketertinggalan skor. Namun, pertahanan rapat Al-Qadisiyah FC membuat serangan tuan rumah selalu kandas sebelum membahayakan area penalti. Kiper Al-Qadisiyah FC bahkan hanya perlu melakukan satu kali penyelamatan penting selama 90 menit laga berjalan.
Al-Qadisiyah FC akhirnya melengkapi kemenangan telak mereka pada menit ke-81 melalui gol Mohammed Hamad Al-Qahtani. Pemain pengganti yang masuk pada menit ke-62 tersebut sukses mencetak gol usai memaksimalkan umpan dari Sangare. Laga ini juga diwarnai tiga kartu kuning untuk pemain Al-Gharafa, yakni Fabricio Díaz pada menit ke-70, Mason Holgate pada menit ke-85, serta Saifeldeen Fadlalla pada menit ke-86, sebelum pertandingan berakhir dengan skor akhir 0-5.
Sumber: Liga.id






