Pramono Anung Tegaskan JIS Kandang Persija Dan Siap Batasi Konser Musik

Pramono Anung Tegaskan JIS Kandang Persija Dan Siap Batasi Konser Musik
Promo Allegiant

Nismedia.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan jaminan tegas mengenai kepastian status venue utama bagi skuad Macan Kemayoran. Beliau menegaskan bahwa Jakarta International Stadium adalah kandang Persija Jakarta yang harus diprioritaskan utama dalam setiap agenda penggunaan stadion. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung perjuangan klub kebanggaan ibu kota agar dapat berjuang maksimal di kompetisi sepak bola nasional.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan usai munculnya kritik keras terkait kualitas rumput lapangan yang dinilai buruk pada laga sebelumnya. Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, bersama kapten tim, Rizky Ridho, mengeluhkan kondisi permukaan rumput yang mengganggu taktik permainan saat menjamu Persik Kediri. Kebijakan pembatasan agenda non-olahraga kini resmi diberlakukan demi menjaga kualitas pitch tetap berada dalam kondisi standar internasional.

Evaluasi Pengelolaan Dan Komitmen JIS Kandang Persija

Pramono Anung mengakui adanya kesalahan prosedur dari pihak pengelola PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada laga kandang sebelumnya. Stadion megah tersebut sempat digunakan untuk menggelar pertunjukan hiburan musik Avenged Sevenfold hanya satu minggu sebelum laga Persija Jakarta. Padahal, pemulihan permukaan rumput membutuhkan durasi waktu minimal dua pekan agar siap dipakai kembali untuk pertandingan sengit.

Pemprov DKI Jakarta kini telah menginstruksikan pengelola untuk menerapkan jeda jadwal yang lebih ketat antar-kegiatan. Setiap kali ada agenda hiburan besar, pengelola wajib mengalokasikan waktu perbaikan selama dua minggu penuh. “Sekarang ini sudah ada jaminan bahwa dua minggu dari konser pasti sudah bisa digunakan untuk pertandingan,” ujar Pramono saat memberikan keterangannya kepada awak media di Jakarta.

Langkah evaluasi ini diharapkan dapat mengembalikan kualitas rumput ke level optimal demi kenyamanan para pemain di lapangan. Pihak pengelola berjanji akan memperketat standar maintenance rumput agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Kepastian ini menjadi angin segar bagi para pemain yang membutuhkan fasilitas terbaik untuk meraih poin penuh di setiap laga home.

Pembatasan Konser Musik Dan Jadwal Laga Macan Kemayoran

Guna memastikan jadwal kompetisi tidak terganggu, Pemprov DKI Jakarta akan memperketat perizinan acara komersial di stadion. Pihak pemerintah daerah tidak akan membiarkan agenda hiburan merusak kesiapan fisik lapangan yang menjadi markas utama tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Pramono menegaskan bahwa jadwal pertandingan sepak bola tidak boleh mengalah pada kegiatan hiburan komersial.

Pengaturan perizinan kegiatan ke depan akan mengutamakan kebutuhan tim agar para pemain dapat tampil maksimal dalam membela panji Merah Putih di kancah nasional. “Konser-konser sekarang ini banyak yang ingin menggunakan JIS, tentunya kami akan melakukan pembatasan. Enggak semua konser bisa dilakukan karena bagaimanapun saya tetap meminta kepada Jakpro bahwa JIS adalah kandangnya Persija,” tegas Pramono. Ketegasan ini sekaligus menjawab keraguan publik terkait keseriusan pengelola dalam menjaga kualitas fasilitas olahraga.

Persija Jakarta dijadwalkan akan kembali merumput di stadion ini pada Sabtu (7/11/2026) mendatang untuk menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2026-2027. Pertemuan klasik tersebut diharapkan menjadi ajang pembuktian pembenahan kualitas rumput lapangan. Kehadiran para pendukung setia tentu akan membakar semangat para pemain untuk mengamankan kemenangan kandang.

Sumber: Skor Indonesia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *