Hasil Bronze Medal Timnas Putri Indonesia Nihil, Akira Higashiyama Beri Apresiasi Pemain

Redaksi NIS Media

18 Desember 2025

3
menit
Hasil Bronze Medal Timnas Putri Indonesia Nihil, Akira Higashiyama Beri Apresiasi Pemain
Potret Timnas Putri Indonesia (Instagram: @timnasindonesia)
Promo Siap Allegiant

Timnas Putri Indonesia tak mampu meraih bronze medal sepak bola putri SEA Games 2025 usai takluk 0-2 dari tuan rumah. Meskipun pertandingan Indonesia vs Thailand tidak berpihak kepada Indonesia, pelatih Akira Higashiyama mengapresiasi para pemain.

Meskipun mendapatkan kekalahan, Akira Higashiyama mengaku timnya telah melaksanakan dengan sepenuhnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang hingga akhir pertandingan Garuda Pertiwi di SEA Games 2025.

“Kami memberikan 100 persen di lapangan, jadi saya memberikan tepuk tangan kepada para pemain dan staf saya,” ujar Higashiyama. 

Pertandingan terakhir Timnas Putri Indonesia di SEA Games 2025 berlangsung kemarin, 17 Desember 2025 di Stadion Chonburi, Thailand untuk memperebutkan medali perunggu.

Dikutip Nismedia.id dari instagram @timnasindonesia, Garuda Pertiwi tidak langsung bermain agresif sejak babak pertama. Permainan mereka itu seakan sadar jika level kekuatan lawan ada di atas mereka. Mengingat, hingga kini belum ada kemenangan di SEA Games yang pernah mereka raih.

Selama pertandingan, Thailand menekan bertubi-tubi Timnas Putri Indonesia. Bahkan pada 15 menit pertama, banyak peluang diciptakan tuan rumah, tetapi selalu berhasil dipatahkan oleh kiper dan pemain pertahanan Indonesia.

Gol pertama Thailand tercipta pada menit ke-17. Bermula dari sepak pojok yang berbuah bola rebound kemudian Rhianne Rush melepas tembakan keras ke gawang Indonesia yang tak bisa dihalangi Iris de Rouw. Setelah tertinggal, Indonesia bermain agak lebih berani dengan serangan balik dari sisi sayap lewat Marsela Awi diandalkan untuk mengganggu pertahanan Thailand.

Sayangnya serangan Indonesia terlalu mudah dipatahkan oleh tim lawan. Sistem pertahanan rapat Thailand membuat setiap upaya serangan balik Garuda Pertiwi sulit menghasilkan ancaman nyata. Pada menit ke-43, Thailand menambahkan keunggulan menjadi 2-0. dari gol Pattaranan Supachai. dia memanfaatkan umpan terobosan dengan tepat sebelum melewati kiper Indonesia.

Tak jauh berbeda dengan babak pertama, di babak kedua Thailand langsung menekan sejak awal babak kedua dimulai. Serangan demi serangan terus dibangun, seakan tidak puas hanya mencetak dua gol dan ingin menambah skor.

Namun, stamina anak asuh Akira Higashiyama kembali selepas turun yang membuat mereka gagal mengatasi serangan Thailand. Indonesia melakukan serangan balik sayangnya belum bisa membuahkan gol balasan meskipun telah menambah kecepatan permainan. Bahkan hingga setengah permainan babak kedua, mereka belum ada gol tambahan tercipta. 

Indonesia melakukan pergantian pemain salah satunya memasukkan Claudia Scheunemann untuk memperkuat lini serangan. Pada menit ke-77, Aulia Al Mabruroh yang lepas dari perangkap offside melepas tembakan ke arah gawang. Sayang sepakannya tepat mengarah ke kiper Chotemanee Thongmongkol sehingga bisa dimentahkan dengan mudah.

Hingga peluit panjang ditiup wasit, Saitkulova Gulshoda tidak ada lagi gol tercipta dari Indonesia. Pertahanan Indonesia tampil lebih solid dan disiplin sepanjang 45 menit babak kedua. Meskipun begitu, perjuangan mereka lolos dari babak penyisihan grup merupakan pencapaian berharga Timnas Putri Indonesia. 

Tinggalkan komentar

Berita Terkait