
Nismedia.id - Arsenal sukses menaklukkan Crystal Palace pada babak perempat final Carabao Cup 2025-2026 yang digelar di Emirates Stadium. The Gunners berhasil mengungguli The Eagles dengan skor ketat 8-7 lewat drama adu penalti. Kemenangan ini sekaligus menjadi momen penebusan bagi sang kiper, Kepa Arrizabalaga, yang akhirnya berhasil memutus rekor buruknya di ajang Piala Liga Inggris.
Kepa Arrizabalaga jadi pahlawan Arsenal dalam adu penalti kontra Crystal Palace di Carabao Cup 2025-2026 pagi ini. Kiper asal Spanyol itu berhasil menepis gol ke-8 lawan hingga kemenangan ada dipihak The Gunners. Kepa menepis tendangan Palace Maxence Lacroix yang menjadi penentu kemenangan Arsenal di penalti 8-7. Arsenal akan menantang mantan klubnya, Chelsea yang sudah lebih dulu lolos ke babak semifinal Carabao Cup 2025-2026.
Arsenal bermain dominan sejak awal pertandingan, bahkan pada menit ke-80, klub berjulukan The Gunners ini unggul melalui gol bunuh diri Maxence Lacroix. Namun keunggulan ini tidak bisa bertahan lama karena pada menit ke-95 Crystal Palace berhasil menyamakan skor atas gol Marc Guehi di menit tambahan dari situasi bola mati.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @arsenal, pada waktu normal, pertandingan Arsenal vs Crystal Palace di perempat final Piala Liga Inggris 2025-2026 mendapatkan skor imbang 1-1. Pada menit-menit terakhir pertandingan diwarnai dengan adu penalti.
Sebelum pertandingan berakhir, Arsenal sebenarnya banyak mendapatkan peluang untuk menambah gol. Bahkan Declan Rice nyaris mencetak 2 gol dari jarak dekat. Tembakan sayangnya mampu digagalkan kiper Walter Benitez, sementara satu percobaan lain diblokir bek Crystal Palace.
Selain Declan Rice, Myles Lewis Skelly juga mendapatkan peluang dari tendangan bebas, namun percobaannya berhasil diblokir. Arsenal sempat mengalami jeda karena cedera Riccardo Calafiori sementara Crystal Palace melakukan pergantian pemain dengan memasukan Borna Sosa.
Kepa Arrizabalaga akan bertemu mantan klub yang pernah dia bela pada 2018-2025. Penjaga gawang berusia 31 tahun itu punya kenangan buruk di Carabao Cup semasa membela klub berjulukan London Biru. Dirinya pernah mengantarkan Chelsea ke final Carabao Cup 2019 dan 2022. Namun semuanya berakhir dengan kekalahan yang lewat adu penalti.
Pada final 2019 Chelsea tumbang 3-4 dari Manchester City dalam babak adu penalti. Laga ini diwarnai sikap nyeleneh Kepa Arrizabalaga yang menolak ditarik keluar oleh manajer Chelsea, Maurizio Sarri. Pada final Carabao Cup 2022 Chelsea menyerah di tangan Liverpool kalah adu penalti 10-11 setelah eksekusi penalti Kepa Arrizabalaga melayang jauh di atas mistar.
Kekalahan dari Chelsea atas Liverpool tersebut menjadi adu penalti terakhir yang dilakukan Kepa Arrizabalaga di Carabao Cup 2022 bersama London Biru sebelum gabung ke Arsenal. Keberhasilan menepis gol ke-8 ini membuatnya senang karena sekarang mampu mengakhiri rekor buruknya pada babak tos-tosan.






