
Tim Para Atletik Indonesia mencetak sejarah gemilang di ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 Rabat, Maroko. Secara mengejutkan, atlet difabel tanah air berhasil mengamankan total 20 medali yang terdiri dari 8 emas, 6 perak, dan 6 perunggu.
Perolehan medali emas datang dari delapan nama andalan yang tampil luar biasa di masing-masing nomor lomba. M Ridho Alfares Putra menorehkan prestasi terbaik di nomor 100 meter T36 putra. Kecepatan dan teknik larinya mampu mengungguli peserta dari berbagai negara.
Tak kalah hebat, Helin Wardina sukses meraih medali emas di nomor 100 meter T37 putri. Penampilannya yang konsisten sejak babak penyisihan hingga final membuatnya layak berdiri di posisi tertinggi podium. Sementara itu, Karisma Evi Tiarani menyumbang dua emas sekaligus dari nomor 100 meter T42/63/64 dan lompat jauh T37/42 putri.
Emas lain datang dari Jaenal Aripin di nomor 100 meter T54 putra serta Alfin Nomleni yang unggul di lintasan 400 meter T20 putra. Di nomor lapangan, Marcelino Michael dan Ansyari masing-masing membawa pulang medali emas dari cabang lempar lembing kelas F12/13 dan F10/11 putra.
Dikutip Nismedia.id dari laman frmspsh.racetimermorocco.com, enam medali perak berhasil dikumpulkan dari berbagai nomor pertandingan. Taufik Abdul Karim menjadi yang pertama menyumbang perak dari nomor 100 meter T11 putra. M Ridho Alfares Putra juga menambah koleksi dengan posisi kedua di nomor 400 meter T36 putra.
Figo Saputra dan Fauzi Purwolaksono masing-masing meraih perak dari nomor 400 meter T46 dan lempar lembing F57 putra. Dua medali lagi datang dari I Kadek Dwi Purwana Yasa di lempar cakram F57 serta Suparni Yati di tolak peluru kelas F11/12/13/20 putri.
Enam medali perunggu melengkapi raihan manis kontingen Merah Putih di Maroko. Saptoyogo Purnomo tampil konsisten dengan membawa dua perunggu dari nomor 100 meter dan 200 meter kelas T37/38 putra. Partin juga menyumbang medali ketiga dari lari cepat 100 meter T38/42 putra.
Di sektor putri, Lia Priyanti meraih perunggu di nomor tolak peluru F44/46. I Kadek Dwi Purwana Yasa kembali menyumbang medali dari cabang lempar lembing F57 putra. Terakhir, Rica Oktavia melengkapi daftar dengan posisi ketiga di nomor lompat jauh T20 putri.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi modal berharga bagi persiapan atlet difabel tanah air menuju ajang-ajang internasional lainnya. Pelatih kepala timnas menegaskan bahwa seluruh atlet akan terus ditingkatkan kemampuannya. Prestasi ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk berprestasi di tingkat dunia.














Tinggalkan komentar