
Federasi Sepak Bola Internasional resmi memberikan keistimewaan terkait aturan Protokol Bendera FIFA kepada tim nasional Irak dan Arab Saudi di Piala Dunia 2026. Kebijakan ini diberlakukan demi menghormati tulisan keagamaan suci yang tertera pada lambang negara masing-masing peserta.
Keputusan besar tersebut diterapkan secara langsung pada laga perdana babak fase grup yang berlangsung di Amerika Serikat. Kedua tim asal Timur Tengah tersebut kini mendapatkan dispensasi penuh sepanjang turnamen akbar ini bergulir.
Penerapan Aturan Khusus Protokol Bendera FIFA
Aturan umum turnamen biasanya mewajibkan atribut negara diletakkan di atas lapangan sebelum pertandingan dimulai. Namun panitia kini sepakat untuk tetap mengibarkannya agar tidak menyentuh tanah lapangan.
Petugas khusus dikerahkan untuk memegangi atribut tersebut sepanjang lagu kebangsaan dikumandangkan di dalam stadion. Langkah toleransi ini diambil setelah adanya pengajuan resmi dari pihak federasi.
Informasi mengenai kebijakan dispensasi ini dikutip nismedia.id dari Goal.com demi menjaga kenyamanan peserta. Keputusan ini sekaligus mematahkan rumor mengenai penolakan dispensasi oleh panitia pusat.
Penghormatan Nilai Kebudayaan Peserta Turnamen
Kebijakan serupa sebelumnya sudah diterapkan kepada Arab Saudi saat melakoni laga pembuka melawan Uruguay. Penyelenggara menilai langkah ini penting demi menjaga nilai spiritual yang dijunjung tinggi.
Kedua negara tersebut memang memiliki tulisan suci yang bermakna agung pada bagian tengah lambang mereka. Panitia memastikan jalannya kompetisi tetap berjalan kondusif dengan menghormati aspek kebudayaan.
Langkah bijak dari otoritas tertinggi sepak bola dunia ini langsung mendapatkan respons sangat positif. Pendukung dari berbagai belahan dunia memuji sikap toleransi tinggi yang ditunjukkan pihak panitia.














Tinggalkan komentar